Sopan santun bisnis online disosial media!

Kemarin ada seorang dosen yang bikin pernyataan diwall facebooknya, yang intinya sih dia merasa terganggu dengan iklan-iklan jualan online. Apalagi yang sampai ngetag-in photo-photo barang jualannya keakun kita. Rasanya sebel banget deh, menuh-menuhi timeline sama hal kayak gitu. Apalagi enggak ada minta izinnya sama yang punya akun. Situasi kayak gini ibarat numpang lapak jualan diteras rumah orang namun belum izin dari yang punya rumah. Agak canggung kan?

Awalnya sih, aku pribadi enggak terlalu peduli dengan akun-akun bisnis online yang menjamur. Sampai pada akhirnya beberapa teman ikutan jualan online dan mulai deh masukin photo barang dagangannya ke akun facebook. Lama-lama photo-photo tersebut ditandai kebeberapa akun teman-temannya terkadang aku juga salah satu korbanya. Tapi kok belakangan ini aku jadi males ya liat iklan barang dagangan yang memenuhi timeline akun. Padahal kita kan maunya bisa liat berita dari teman-teman. Bukannya iklan dagangan.

Aku enggak menyalahkan teman-teman yang bisnis online. Malah aku salut sama mereka mau usaha kayak gitu, tentunya kita harus mendukung teman bukan. Cuma mereka juga harus mikiri orang-orang yang terlibat di dalamnya juga walau secara tidak langsung. Coba dipikirkan kira-kira orang yang ditag terganggu nggak, apa enggak lebih baik sebelum ditag kita bertanya dulu sama yang punya akun. Diizinkan atau enggak.

Teman-teman kita berkomunikasi tentunya harus memiliki sopan santun. Memang belum ada sih ketentuan baku dalam komunikasi sosial media yang pernah saya baca. Atau memang pengetahuan saya tentang hal ini yang kurang saya juga tidak tau. Namun untuk menyiasati masalah ini ada kok solusinya buat teman-teman yang jualan online dan tidak mengganggu yang lain.

Bagaimana kalau dipisahkan akun pribadi (yang berisi teman, keluarga dll) dan akun bisnisnya (untuk berjualan secara online). Supaya tidak ribet. Dan teman-teman yang diinvited bisa memilih mau berteman dengan kedua akun tersebut atau salah satu saja. Kemudian bila kita mau menandai teman-teman, tanyakan dulu kesediaannya (ini kalau menggunakan akun pribadi) kalau akun bisnis mungkin tidak masalah (soalnya dengan dia memilih konfirmasi berteman artinya dia udah tau bakal dihujani iklan).

Nah, saya sih cuma mau mengemukakan hal yang saya rasakan saja. Tidak ada bermaksud menyinggung siapapun. Semoga tulisan ini bermamfaat buat semua.
Yona Sukmalara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s