Jomblo itu pilihan, pilihan terakhir maksudnya!

Sebenarnya jadi jomblo itu rumit ya. Ada enaknya tapi banyakan enggaknya. Enaknya bisa bebas mau jalan sama siapa aja, tidak terikat komitmen, nggak perlu mikiri perasaan pasangan dan nggak perlu laporan kalau mau apa-apa. Nah enggak enaknya itu nggak punya temen buat kondangan, reuni sekolahan dan alumni, enggak punya pasangan tetap buat jalan, makan, nonton dan diajak keacara keluarga. Trus enggak punya seseorang yang spesial yang bisa dijadiin bodyguard, sopir, ojek, kuli angkut sekaligus donatur buat shopping dan lovey dovey. Ehem ehem….

Punya seseorang yang sayang dan peduli sama kita pasti lebih menyenangkan daripada enggak punya sama sekali. Jadi bohong banget kalo ada yang bilang sendirian itu lebih happy. Tekanan jadi jomblo itu beratloh, lebih berat lagi kalo tampangnya enggak jelek-jelek amat. Orang akan merasa heran, cakep-cakep kok nggak laku. Tapi bersama dengan seseorang yang salah dan enggak pantas buat diperjuangkan juga enggak enak banget. Aku pernah ngalaminya sendiri dan itu “euww banget”. Jangan sampai terulang lagi deh.

Kalau suatu saat kamu ketemu dengan orang yang tepat jangan pernah ngelepaskannya lagi. Karena kalau kamu sampai dilevel umur yang udah matang dan sibuk bekerja, pilihan akan terbatas dan nggak punya waktu banyak untuk mencari. Beda sama yang punya pacar tapi nggak kawin-kawin, betah amat yak pacaran mulu. Ngapain aja ya pacaran 7 sampai 10 tahun? Wah kalau diitung pake umur anjing tua banget ya, udah ampir kakek-kakek.

Jomblo itu memang pilihan daripada bersama dengan orang yang salah, pilihan daripada ngerebut pacar orang, pilihan daripada pacarannya buat dosa melulu, pilihan daripada punya hubungan yang enggak jelas dan gantung, pilihan saat yang datang adalah pilihan yang tidak baik dan tidak mendatangkan kebaikan buatmu dan masa depanmu. Pilihan yang terakhir yang kamu punya seandainya kamu tidak bahagia dengan hubungan kamu sekarang.

Ada yang pernah bilang cinta saja tidak cukup untuk dibawa menikah. Perlu ada komitmen, kesetiaan, persamaan visi dan misi dan pengertian satu sama lain. Menikah itu tidak gampang, setelah menikah bukannya tidak akan ada masalah. Justru menikah itu baru awal dari perjalanan, akan ada saat dimana kalian harus lebih kuat dan sabar walau tidak menutup kemungkinan akan ada saat-saat manis yang membahagiakan.

Jadi para jomblo, perbaikilah diri kalian supaya lebih baik lagi. Dan berbahagialah dengan atau tanpa pasangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s