Impian Hujanku

Hujan turun dengan deras. Aku melihat airnya mengalir di kaca jendela rumah. Aku bertanya-tanya dari mana saja air itu berasal dan apa saja yang telah mereka alami, untuk bisa sampai ke sini. Bahkan tiap tetes air itu punya segudang cerita dan berbagai alasan. Tapi siapa yang ingin mendengar?

Aku selalu menyukai hujan. Banyak kisahku yang terjadi berlatar belakang hujan. Baik itu cerita yang manis ataupun saat sedih, hujan pernah menemaniku hingga kini.

Bagiku malam yang sempurna adalah ketika aku terlelap dan hujan turun tanpa kusadari lalu ada lengan kuat yang memelukku hangat.

Sore yang indah saat hujan turun memenjarakan kamu dan aku, untuk sesaat kita tidak terpisahkan. Aku, kamu dan sebuah senyuman.

Hujan juga pernah jadi alasan bagi dia untuk tidak segera di sisiku.
Hujan terkadang membuatku menangis saat mengingat yang tercinta yang telah pergi.

Tapi hujan tetap menjadi saat yang terindah, teromantis dan terpuitis di dunia ini bagiku. Hanya hujan yang bisa melembutkan suatu pemandangan, mendatangkan suasana syahdu dan membuat manusia lebih mengikuti rasa dalam satu kesempatan sekaligus.

Tiap tetes yang punya cerita, tiap titik yang memberikan harapan. Aku harap cinta juga seperti itu. Walau terkadang sulit dan berat tetapi tetap membawa kebahagiaan pada akhirnya.

Aku.
Dia.
Dalam hujan.
Berpelukan.
Bukan berpisah.
Namun baru saja saling menemukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s