Bukan Kisah Cinta!

Aku sedang dalam masalah yang besar dan dia ada di sana untuk menemaniku. Tadinya aku sempat berpikir dia pribadi yang baik dan aku ingin mempertimbangkannya namun dalam satu malam dia menghancurkan penilaianku tentang dia. Aku menjadi ragu. Aku sudah memohon pada Tuhan untuk mengirimkan jodoh yang baik untukku dan menjauhkan aku dari orang-orang yang berniat dan berpikiran buruk padaku. Dan aku tidak yakin dia adalah yang Tuhan sudah kirimkan.

Aku sadar tidak ada yang sempurna di dunia ini. Dan Tuhan selalu memberikan seseorang pasangan yang pantas dan sesuai dengan dirinya. Aku melihat banyak perbedaan di antara kami. Ada hal-hal yang sifatnya prinsip kuat yang harus dipenuhi namun ia tidak memilikinya. Akupun bukan orang yang sempurna, tetapi aku terus berupaya untuk menjadi lebih baik. Sementara dia entah karena terlalu percaya diri atau ceroboh, memintaku membalas perasaanya dalam waktu singkat. Aku yang selalu berusaha hati-hati dan mencoba untuk tidak salah lagi, tentu saja tidak siap dengan ini. Dan jujur saja, hatiku tidak tersentuh saat itu. Meskipun aku sudah lama sendirian dan dalam tekanan mencari pasangan hidup, tetapi aku tidak mau memilih sembarangan siapa saja yang datang dan lebih memikirkan status dibandingkan kenyamanan perasaan sendiri. Aku menolak hal seperti itu.

Semakin aku mengenalnya, ia seperti ingin memberi tekanan padaku. Aku melihat dia sebagai pribadi yang sulit dan aku terlalu lelah untuk memahami dan menerima dirinya seandainya dia jadi pasanganku. Aku tidak yakin bersama dia, aku mampu menghadapi dunia ini dalam susah maupun senang. Masa-masa terbaik ataupun tergelap. Apakah ini karena kami kurang mengenal satu sama lain? Atau dia benar adanya, bukan merupakan pasangan sejatiku. Dia hanyalah ujian yang harus aku hadapi sebelum pada akhirnya aku bertemu yang sesungguhnya. Aku benar-benar tidak tahu.

Yang aku dapat katakan dengan pasti setelah kupikir dengan pertimbangan, sepertinya hidup aku akan baik-baik saja tanpa dia. Sepertinya hubungan ini tidak akan membawaku menjadi lebih baik di mata Tuhan. Sepertinya aku tidak akan bisa bertahan dalam menerima semua perbedaan ini. Dan aku yakin bahwa saat ini aku tidak sedang jatuh cinta pada pria itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s