Ah, kamu cari yang lain saja!

Aku itu diam, bukan berarti aku setuju dan terima semua kata-kata dan perlakuan kamu. Aku diam tetapi dalam hati mencatat semua yang kamu lakukan dan mengingatnya. Dan aku tersenyum sama kamu bukan berarti aku suka sama kamu dan membalas perasaan kamu. Aku senyum sama semua orang, dan senyum aku bukan berarti aku suka dengan semuanya. Terkadang saat kita tidak menyukai sesuatu, kita tidak perlu menunjukkan pada dunia rasa tidak suka kita.

Lelaki yang terlalu percaya diri dan suka memaksakan kehendak, bukan patner yang baik dalam menjalin hubungan dengan seseorang yang sifatnya seperti aku. Aku merasa diam-diam kamu merendahkan aku, kamu mengukur aku, dan kamu enggak sadar hal itu menggores harga diriku. Kamu pikir dengan keadaan aku yang seperti ini, kamu bisa membuat aku mengikuti kemauan kamu. Kamu salah besar. Aku sudah bilang berkali-kali, yang ada dipikiran aku nggak bisa kamu tebak. Umur bukan batasan buat aku untuk cepat-cepat menikah, karena menikah bukan hal yang penting buat aku. Dan aku sama sekali nggak merasa terbebani dengan hal seperti itu.

Aku sebenarnya marah, tetapi buat apa aku tunjukkan karena kamu enggak akan mengerti. Kamu dan aku berbeda. Dan aku tidak mau menjembatani perbedaan itu untuk menjalin hubungan dengan kamu. Aku harap kamu bisa temukan orang lain yang lebih baik dari aku. Kalau kamu merasa aku tepat untukmu dan nyaman berada disekitarku, itu masalahmu sendiri. Karena sejujurnya aku tidak merasa begitu denganmu. Dan kamu nggak tahu itukan? Apa kamu pernah tanya? Aku rasa tidak.

Maaf, yang aku cari bukan dirimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s