Kau dan Aku menjadi Kita!

Aku ingin membuat ini jadi benar. Bukan hanya harapan dan mimpi-mimpi yang mengganggu tidur. Kalau kamu juga menginginkankan, ini tidak akan menjadi jalan yang terlalu mudah ataupun sulit. Kamu harus memiliki keyakinan bahwa ini yang kamu mau dan ingin mewujudkannya. Karena setelah memutuskan, tidak pernah ada jalan kembali. Seandainyapun kamu lelah dan memutuskan berhenti, keadaan tidak akan menjadi seperti semula. Tidak akan pernah menjadi sama lagi. Siapkah kamu?

Kau dan aku menjadi kita. Bersama. Memang tidak selamanya bahagia tetapi juga tidak selalu bersedih. Mungkin kita akan bertengkar, marah dan saling berbaikan lagi. Tidak selalu memuja tetapi juga tidak saling membenci begitu dalam. Akan ada hari-hari berat dimana kita saling menguatkan, hari-hari penuh cobaan dimana keyakinan dan kesetiaan mungkin diuji, hari-hari bosan dimana kita tidak saling memandang, hari-hari melelahkan dimana kemarahan terasa begitu mudah. Tetapi aku percaya kau bisa menjadi rumah untukku, begitu juga sebaliknya bagimu. Rumah tempat dimana hati berada. Bisakah kamu merasakannya?

Berjalanlah bersamaku sampai akhir. Hanya itu satu-satunya pilihan yang aku miliki. Aku tidak bisa selalu menjadi indah, terkadang aku juga bisa menjadi duri dan melukai. Kau punya kebebasan untuk memilih tetapi saat sudah menemukanku, kau tidak punya kesempatan lain. Kau hanya bisa menjadi milikku tanpa dapat dibagikan pada yang lain. Dan aku akan menggantinya dengan perjanjian sehidup semati. Oh, kau pasti mendapatkan kesetiaan dariku. Seorang teman seperjuangan, seorang sahabat yang selalu menerimamu baik dan buruk, seorang kekasih yang tergila-gila, dan ibu bagi anak-anakmu. Tidak cukupkah bagi egomu?

Kau benar-benar pria keras kepala. Ada satu lagi yang dapat aku tawarkan untukmu. Sesuatu yang sederhana namun penting buatku. Aku mungkin tidak akan selalu ada. Tidak selalu bisa membantu. Tidak selalu setuju denganmu. Tapi yakinlah saat aku sudah memilihmu, dimanapun aku berada. Bersamamu ataupun tidak. Hatiku selalu jadi milikmu. Pikiranku selalu ada dirimu. Dan jiwaku setengahnya adalah bagianmu. Jadi maukah engkau?

2 thoughts on “Kau dan Aku menjadi Kita!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s