Jangan Lakukan 5 Hal Bodoh ini di Sosial Media

Ketik. Publish. Dan voila, seluruh dunia bisa melihat dan membagikannya dalam waktu beberapa detik saja. Oke, itu mudah. Tapi bagaimana kalau yang diposting tadi adalah kata-kata, foto atau apapun itu yang mengundang kecaman dari orang lain dan kita sesali pada akhirnya? Disinilah perlu kita menerapkan sopan santun dunia maya.

Sosial media dan jaringan internet yang mudah diakses dari telepon selular, membuat orang-orang gampang saja berselancar di dunia maya. Tetapi ada juga sisi negatifnya, semua kemudahan ini harus dibayar mahal. Karena setiap pemikiran dan perbuatan mempunyai sisi pro dan kontra. Kita jelas harus lebih bijak dalam bertindak dan berpikir dua kali sebelum mengomentari atau memposting sesuatu. Apa saja hal tersebut, mari kita lihat satu-persatu.

1. Mengetik Cepat dan Typo

Ini kesalahan umum yang paling sering terjadi. Misalnya di twitter saat kita melihat tweet seseorang dan mengomentarinya tanpa lebih dahulu mengecek tweet-tweet sebelumnya, kita bisa saja salah mengerti maksudnya.
Wajar saja sih, karena tiap tweet hanya terdiri dari 140 karakter, jadi terkadang untuk memposting sesuatu maksud ia menggunakan beberapa tweet yang runut. Sayangnya karena timeline yang ramai, tweet tersebut hanya terlihat sepotong. Dan inilah yang bisa mengundang kesalahan dalam mengomentari.
Well, aku sendiri pernah mengalaminya. Dan saat akun selebtwit tersebut membalas komentarku agak “nylekit” langsung saja ada beberapa akun lain yang ngebully. Padahal kesalahanku cuma kecil.
Typo (salah ketik) juga hal yang paling sering terjadi dan mengesalkan apabila sudah keburu dipublish. Lebih baik cepat dihapus dan perbaiki. Dan sebelum mempublish sesuatu ada baiknya kita cek lagi apa yang sudah kita tulis untuk menghindari kesalahan ini.

2. Komentar yang Kasar

Jangankan di dunia maya, dikehidupan nyata komentar kasar itu tidak enak didengar. Dan tetap saja ada orang-orang yang suka berkomentar kasar dengan maksud-maksud tertentu. Padahal dengan perkataan lembut dan tepat toh tidak akan mengurangi maksud yang dikemukakan.
Mungkin bagi sebagian orang ada yang menganggap dunia maya itu jangan terlalu dianggap serius. Padahal bagi beberapa orang apa yang ia tunjukkan disana adalah miniatur dari kepribadian sesungguhnya. Aku pribadi orang yang seperti itu. Jadi kalau aku melihat mereka yang berkata-kata kasar di sosial media, aku sih menganggap the realnya dirinya pasti seperti itu juga.
Saat ini sudah banyak orang-orang yang bila ingin melihat kepribadian seseorang, dengan melihat rekam jejaknya melalui sosial media. Bahkan ada perusahaan yang sampai melihat aktifitas sosial media calon pegawai sebelum merekrutnya sebagai pekerja mereka.
Kalau kalian menganggap dunia maya itu bohongan, kalian salah. Dunia maya itu nyata, yang ada memang banyak orang-orang berbohong disini. Tapi di kehidupanpun tidak semua orang jujur, banyak juga manusia-manusia palsu. Letak bedanya adalah mereka yang memilih untuk tidak nyata dan berbohong, itu ajasih. Kamu dan apa yang kamu lakukan disini, mungkin orang lain tidak mengetahuinya. Tetapi kamu sendiri tahu kebenarannya seperti apa, dan orang yang paling kamu tipu itu sebenarnya bukan orang lain melainkan nurani kamu sendiri. Kasihan sekali menjadi diri kamu ya.

3. Menjadikan SARA, Jenis Kelamin dan Musibah/Bencana/Kecelakaan sebagai Becandaan atau Joke

Sebenarnya hal beginian sih memang tidak pantas dilakukan, tetapi masih banyak orang yang melakukannya dengan alasan lucu-lucuan. Contohnya baru-baru ini saat terjadi kecelakaan pesawat Lion Air di Bali, banyak foto kecelakaan yang beredar dan diedit menjadi ada gambar ultraman dan monster. Seolah-olah pesawat tersebut jatuh karena pertarungan ultraman tersebut. Foto-foto tersebut banyak beredar di broadcast message, bahkan dipakai sebagai display picture BBM.
Well, untuk orang-orang seperti ini aku hanya bisa bilang mereka PAYAH karena nggak peka. Bahkan yang cuma ikut-ikutan karena temannya pakai juga dan lagi happening. Kalian enggak punya otak atau nggak punya hati? Mending baca ini dulu deh. Stop! Menjadikan Musibah Sebagai Becandaan http://t.co/YsctjD8zKc

4. Jangan membicarakan hal pribadi di forum yang terbuka

Kebebasan itu memang mutlak pilihan seseorang. Tetapi alangkah baiknya bila tidak semua orang tahu masalah yang sedang kau hadapi atau hal-hal pribadi yang tidak usah dikonsumsi publik. Kita tentu tidak mau informasi pribadi kita nantinya bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Karena itu berhati-hatilah mengumbar informasi pribadi di sosial media.
Dan apabila kau bertanya hal yang pribadi pada seorang teman atau kenalan di sosial media sebaiknya gunakan fasilitas yang lebih private. Seperti inbox di Facebook atau DM di Twitter. Karena akan lebih sopan dan nyaman bagi kedua belah pihak.

5. Menandai/Tag-in Foto Barang Dagangan atau Membombardir Akun Orang lain dengan Berita Broadcast Tidak Penting

Aku bukannya tidak mendukung jual beli online tetapi hanya merasa sedikit terganggu dengan ulah para penjual produk secara online yang suka seenaknya menandai kita dengan foto barang dagangannya. Ini menggangguloh. Apalagi jika ada yang berkomentar di foto tersebut maka pemberitahuan akan masuk ke kita. Padahal hal tersebut sesungguhnya tidak berhubungan dengan kita.
Kemudian hal terakhir yang paling menjengkelkan adalah broadcast message yang masuk ke akun kita yang berisi iklan dagangan atau pesan-pesan tidak penting. Terkadang hal seperti inilah alasan mengapa pada akhirnya kita menghapus pertemanan di sosial media atau BBM. Aku pribadi malah pernah mendelete kontak seseorang karena suka mengirim pesan-pesan yang melecehkan wanita atau nge-PING terus menerus sehingga aku merasa terganggu.

Oke, ini hanya opiniku saja. Tetapi aku tetap menganggap perlunya mengetahui sopan santun dalam berinteraksi di sosial media, walau belum ada peraturan baku tentang hal tersebut. Bagaimana menurutmu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s