Ketika Aku Sudah Tak Peduli

You should learn how to treat me better, Dear. If you think you really need me so much (Kamu harus belajar bagaimana memperlakukanku lebih baik, sayang. Kalau kamu pikir, kamu memang sangat membutuhkanku).

WHY? Karena sikap kitalah yang menentukan bagaimana respon orang lain terhadap diri kita. Jadi jangan berharap mendapatkan sambutan yang baik kalau kamu memperlakukan orang dengan buruk. Hidup, memang seperti itu. Hidup selalu membalaskan apa yang manusia telah lakukan maka sadarilah dari sekarang. Baik mendapatkan baik, buruk mungkin akan dibalas berkali lipat. Sesederhana itu.

Tidak peduli kamu sebagai orang tua, guru atau bahkan pemimpin sekalipun. Kalau kamu memperlakukan siapa saja dengan salah atau dengan pikiran ‘pantas saja karena saya orang tuanya/gurunya/presidennya’ jadi mereka yang harus lebih mengerti dirimu dan memaklumi. Aku yakin reaksi orang-orang tidak akan sesuai dengan yang kamu harapkan. Dan bersiaplah untuk kecewa karena tiap orang punya pandangan berbeda dalam menanggapi sikap dan perlakuan kamu, dear.

Hal yang dilupakan orang tua kita adalah meskipun kita anaknya, kita bukanlah anak kecil lagi. Mereka lupa atau bahkan tidak tahu cara memperlakukan kita secara dewasa. Hal yang tidak diingat para guru adalah murid-murid yang mereka ajar adalah pribadi-pribadi berkembang yang tak selalu lebih bodoh dari dirinya. Adakalanya murid jauh lebih pintar dari gurunya.
Hal yang tak disadari para memimpin bahwa mereka dipilih oleh rakyat dan punya tanggung jawab langsung ke rakyat dan Tuhan sekaligus. Walau kekuasaan ditangan mereka tapi sebenarnya rakyatlah yang terpenting. Yang paling utama, yang seharusnya didahulukan. Cuma pemimpin sekarang seperti itu, mereka tidak menyadari pentingnya rakyat selain pada saat kampanye saja.

Well, aku akan bercerita sedikit tentang diriku yang mendasari penulisan ini. Aku bukanlah orang yang sulit. Aku punya kecenderungan tidak peduli dengan apapun. Aku memang kurang peka, terhadap masalah yang bukan urusanku. Tapi mengharapkan orang tidak peduli denga urusanku adalah hal mustahil, karena aku tidak hidup di gua atau di hutan. Tentu saja aku sangat tidak suka orang lain ikut campur, tapi mau gimana lagi selain bersikap sabar dan tersenyum. Dan pada mereka yang sudah tidak bisa membantu namun malah ngerecoki, malah membuat urusan jadi ribet atau cuma bisa ngomong dan mempersalahkan saja tanpa tindakan berguna. They should burn in hell. Yeah, banyak tipe manusia seperti ini. Saat yang kita butuhkan adalah pertolongan yang nyata, mereka cuma bisa menyalahin kita tapi tidak membantu. Sesulit itu apa menutup mulut dan bilang maaf nggak bisa bantu? Orang yang sedang susah nggak butuh ceramah dan disalah-salahin. Memangnya dengan ceramahmu perut yang lapar bisa kenyang? Hutang-hutang terlunasi? Sakit dibadan bisa menghilang? Tidakkan? So, tutup saja mulutmu kalau kau tidak bisa membantu atau tak ingin membantunya. Itu jauh lebih baik dan berguna daripada semua nasihatmu yang percuma.

Karena kalau akhirnya aku milih diam dan pergi, itu artinya aku sudah nggak peduli lagi loh. Jadi terserah saja. Lakukan hal yang kamu inginkan dan apabila kelak hasilnya tak sesuai jangan katakan padaku. Karena aku pasti akan membuatmu merasa seperti sampah. Yeay, aku mungkin mudah memaafkan tapi tidak untuk melupakan. Hal-hal yang telah kembali padaku setelah melewati semua kesusahan, akan kugunakan sebaik-baiknya tanpa rasa penyesalan. Jadi berhati-hatilah saat bertemu orang-orang seperti kami. Saat kami berhenti marah, artinya sudah tidak peduli lagi. Dan saat sudah tak peduli, kau sudah bukan apa-apa dan bukan lagi bagian penting dalam hidup kami.

One thought on “Ketika Aku Sudah Tak Peduli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s