Hei, Kau Yang Disana!

Hidup. Hidup. Tetaplah hidup.
Aku hanya memintamu untuk terus bernafas untukku.
Aku pasti akan menemukanmu.
Sebelum aku mati, setidaknya aku harus melihatmu dahulu sayangku.
Jadi tetaplah menjaga jantungmu berdetak, kepala yang tegak.
Meski hidup ini tidak indah bagi kita.
Meskipun sakit dan sengsara.
Meskipun sangat amat putus asa.
Ingatlah aku berada di luar sana, mencarimu.
Aku akan mencarimu walau kau berada disatu titik bumi yang terpencil.
Aku akan mencarimu meskipun kita mungkin dibawa nasib berlawanan arah.
Aku akan tetap mencarimu walau berkali-kali kecewa dan terluka karena waktu yang tak berpihak.
Aku sedaya upaya yang aku bisa pasti menemukanmu, bila kau masih tetap ada di dunia ini.
Maka hiduplah, cintaku.
Hiduplah demi pertemuan kita.
Hiduplah demi kisah kita yang belum dimulai.
Hiduplah demi waktu yang akan kita miliki.
Hiduplah demi bahagia kita.
Jangan menyerah.
Jangan tinggalkan aku didunia yang seperti ini.
Tapi bila kau memilih kalah dan mati, kemana aku akan menyusulmu?
Haruskah aku ikut mati?
Dan apakah bila kita mati, kita akan bersatu?
Karena aku belum pernah mati dan belum pernah bertemu dengan mereka yang pernah mengalaminya, aku tidak tahu seperti apakah disana.
Tidak yakin dengan kesempatan kita disana.
Jadi teruslah hidup sampai aku menemukanmu.

3 thoughts on “Hei, Kau Yang Disana!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s