Kamu, Sibrengsek itu

Terjerat dalam rindu.
Aku haus akan dirimu.
Aku lapar akan bisikan suara rendahmu di telingaku.
Aku kekurangan segala wangi keringatmu.
Aku tenggelam dalam sorot mata tajam itu. Hangat sekaligus membekukan nyaliku.
Bagaimana caranya kau memukauku dengan senyum sombong di bibir manismu?
Aku benar-benar lemah karenamu.
Sialnya, kau menyadari itu, memanfaatkannya.
Kamu sibrengsek yang penuh percaya diri namun menyebalkan dan tahu benar apa yang dimauinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s