5 Tips Memutuskan Kekasih Secara Jantan dan Beradab

Menjalin kasih dengan seseorang adalah hal menyenangkan selama hubungan itu baik-baik saja. Namun ketika suatu saat sebuah hubungan tak lagi dapat dipertahankan, banyak orang yang tak mengerti bagaimana cara ‘berpisah’ dengan benar. Banyak pria-pria yang menjadi pengecut, memutuskan wanita hanya melalui sepotong sms. Dan banyak juga hubungan yang dimulai tanpa menyelesaikan hubungan terdahulu dengan yang lain. Padahal sebuah kisah yang dimulai dengan cara gegap gempita, diakhiri dengan kabur begitu saja tanpa kata akan tampak memalukan sekali.

Memang tidak ada perpisahan yang mudah dan tanpa rasa sakit, tapi toh kita tetap harus melakukannya dengan baik-baik. Kenapa? Karena hubungan inipun dulunya diawali dengan sebuah kebaikan, jadi suatu keharusanlah diakhiri dengan baik pula. So, inilah beberapa tips yang harus diperhatikan dalam memutuskan hubungan dengan kekasih.

1. Katakan Secara Langsung.

Poin dasar yang paling penting dilakukan dalam memutuskan hubungan berpacaran adalah mengatakannya secara langsung dan berhadap-hadapan. Meskipun ini hal yang sangat tidak mengenakkan dan situasi yang sulit, tapi tolonglah untuk jadi pemberani dengan menemuinya dan berbicara face to face.

Jangan mengatakan putus melalui perantara orang lain, melalui telefon ataupun berupa pesan singkat seperti sms. Karena putus saja sudah sangat menyakitkan bagi yang ditinggalkan, apalagi bila diputuskan secara tidak langsung seperti itu. Baginya akan tampak seolah-olah hubungan kalian selama ini tak berarti sama sekali dan kamu tidak menghargainya sebagai seseorang yang dulu pernah kamu kasihi. Sesalah dan seberat apapun keadaannya, temuilah dia secara langsung dan mintalah putus secara baik-baik. Setidaknya kesan terakhir yang kamu tinggalkan akan tetap dikenangnya sebagai seseorang yang baik walau tak berjodoh.

2. Katakan Dengan Jelas.

Banyak orang yang sebenarnya sudah tidak ingin lagi bersama dengan kekasihnya namun tidak bisa atau tidak mau mengatakan hal sesungguhnya. Dan malah menggunakan kata-kata kiasan yang bersayap, seperti ‘kita break dulu’ atau ‘aku ingin sendiri dulu’ atau ‘kita tak usah bertemu dulu’ atau ‘kita perlu waktu sendiri-sendiri’ atau ‘aku ingin menjauh sebentar’ atau ‘kita jalani masing-masing dulu’ dan banyak lagi yang lain.

Kata-kata seperti ini bisa menimbulkan banyak arti dan harapan palsu. Kamu mungkin sudah bosan dengannya namun tidak sampai hati mengatakan hal sesungguhnya. Tapi yang tidak kamu sadari adalah dampak perkataan kamu padanya, karena ia mengira masih ada harapan dan kesempatan denganmu. Padahal sama sekali tidak. Ini seperti memberi harapan kosong padanya, yang terus digenggam padahal sudah tidak ada apapun. Menyedihkan sekali bukan?

Padahal alangkah lebih baik jika kamu jujur saja mengatakan ingin putus dan tidak bertele-tele, mengantung-gantung hubungan dan harapan bagi dia. Mungkin ia akan kecewa, menangis dan bersedih saat kamu putuskan. Tapi setidaknya hubungan kalian sudah jelas berakhir dan bisa sama-sama memulai hidup lagi tanpa masing-masing. Suatu hubungan tanpa kejelasan putus atau tidak, adalah beban bagi kedua belah pihak untuk ke depannya. Bagaimana bisa memulai dengan yang baru kalau yang lama masih menghantui dan terkatung-katung? Kamu pasti tidak bisa tenang apalagi dia.

3. Beri Alasan Yang Jelas Mengapa Harus Putus.

Suatu hubungan yang diakhiri tanpa alasan yang jelas, pasti akan meninggalkan tanya besar bagi yang ditinggalkan. Hal ini dapat membuatnya merasa bersalah terhadap dirinya sendiri. Terkadang bisa membuat seseorang menghukum dirinya sendiri karena ia pikir ialah yang bersalah dan harus bertanggung jawab atas berakhirnya sebuah hubungan tersebut. Apa kamu mau melihat dia yang dahulu pernah menjadi hal terpenting bagimu setelah orang tua dan keluarga, menjadi seseorang yang menyalahkan dirinya sendiri dan masih terikat rasa bersalah dari masa lalu kalian? Tentu tidak, bukan. Sebagaimana kau ingin bahagia pasti kau juga mengharapkan kebahagiaan baginya, meski tak bersamamu lagi.

Jadi katakanlah dengan jelas alasan mengapa kau ingin putus, ingin berpisah dengannya. Tak mau bersamanya atau tak bisa mencintainya lagi. Apapun hal tersebut. Meski sangat menyakitkan baginya dan bagimu. Tapi ini demi kebaikannya dan dirimu juga di masa yang akan datang.

4. Ungkapkan Penyesalan dan Permintaan Maaf Karena Hubungan Ini Tak Berhasil.

Selama menjalin hubungan dengannya tentu tak selamanya berjalan mulus. Dan pasti pernah mengucapkan janji-janji untuk masa depan, yang sekarang sudah tentu tak bisa ditepati. Tidak mungkin bukan melaksanakan janji tersebut sementara kalian sudah tak lagi berhubungan. Jadi sebaiknya batalkanlah semua kata-kata dan janji yang tak akan kau wujudkan dengannya.

Katakanlah penyesalanmu dan permintaan maafmu yang tulus tentang hubungan yang tidak dapat dilanjutkan ini. Hal ini jauh lebih berarti dibandingkan kamu menyalahkannya atas segala sesuatu yang telah terjadi. Dan betapa buruknya apa yang berlangsung selama hubungan kalian, jangan jadikan itu sebagai ingatan terkuat kenangan kalian. Tutuplah kisah ini dengan akhir yang indah dan beradab, sehingga kalian bisa berpisah tanpa ada ganjalan lagi.

5. Ucapkan Terimakasih Atas Segalanya.

Bagaimanapun akhirnya kalian terpisah, dia pernah mengisi hati dan hidupmu dengan cinta. Dan kaupun pernah menjadi bagian paling penting dari dirinya. Putusnya hubungan ini dan perpisahan kalian pasti memberikan kesedihan bagi masing-masing, dan luka.

Kita sering lupa bahwa bekas kekasih atau mantan pacar juga manusia biasa yang sama perasaannya seperti kita. Meski diperjalanan ketidak cocokan dan berbagai masalah menghampiri kalian, ataupun pada akhirnya ternyata ia tidak seindah yang kau bayangkan. Ucapan terimakasih jauh lebih baik daripada mengatakan hal-hal jahat yang semakin membuatnya bersedih.

Dengan mengucapkan terimakasih, kau memang mengakui ada hal-hal indah selama perjalanan cinta kalian. Ada kenangan manis yang mengikat kalian. Dan kau menyadari dengan pasti bahwa ia pernah menjadi hal terindah dan paling penting bagi dirimu. Bukankah hal ini lebih berarti dibandingkan luka yang harus dibawa sampai mati?

Cinta memang tak selamanya indah dan berakhir bahagia. Tapi cinta tetaplah cinta meskipun tak mudah dan tak mungkin diwujudkan. Ada perasaan yang tumbuh, berbunga dan mati di dalam relung jiwamu. Itulah cinta bagiku. Bukan hanya hasil akhirnya yang paling penting, tapi perjalanannya juga merupakan suatu proses yang membangun dirimu. Jadi meskipun pada akhirnya harus berpisah dan melukai, lakukanlah dengan gagah berani dan kesatria. Hal yang tak lagi banyak dimiliki para lelaki masa kini, yaitu sifat gentleman. Yang harusnya mewakili dirimu sebagai manusia yang dianugerahi pikiran setajam pedang dan perasaan sehalus sutra. (ysl).

2 thoughts on “5 Tips Memutuskan Kekasih Secara Jantan dan Beradab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s