Siapa Presiden Indonesia 2014?

Sudah melihat jajaran Capres yang di usung beberapa partai di Indonesia, tercinta? Ada pensiunan Jenderal yang sudah berkali-kali maju tapi belum pernah menang dan terduga bertanggung jawab atas kasus HAM tragedi Mei 98 (aku yakin sibapak purnawirawan ini nggak tahu caranya move-on dari kekalahan, mungkin belum. Dan nggak mungkin doi nggak tahu dan bertanggung jawab atas pelanggaran HAM yang dilakukan TNI/Polri secara ia menjabat Pangdam). Ada pengusaha kaya yang terduga penggelapan pajak dan telah berhasil menenggelamkan Sidoarjo dengan lumpur abadi (bayangin kalo kita jadi rakyatnya, bisa ajakan doi malah cuma cari untung buat dirinya sendiri tanpa peduli dengan rakyat banyak. Lah orang 1 kabupaten aja bisa kelelep lumpur dan doi bisa santai kayak dipantai sementara korban lumpur masih tinggal di penampungan, setelah bertahun-tahun nunggu ganti rugi yang tak kunjung datang). Kemudian ada Jenderal muda yang terduga menculik aktivis dan mahasiswa dimasa akhir jabatan mertuanya, dan telah dipecat secara tidak hormat lalu kabur keluar negeri (nggak kebayang seandainya ia jadi presiden dan ada yang mengkritisi, langsung dituduh makar kali ya..). Lalu yang terakhir, seorang seniman hebat yang didukung parpol agamis (tapi seperti kata @pandji, sayapun kurang sreg dengan calon presiden yang bulu dadanya mencuat kemana-mana dibalik kemejanya. Wkwkwk).

Kok malah jadi semakin malas menggunakan hak pilih ya, untuk Pemilu 2014? Melihat pilihan yang tersedia, sejarah dan latar belakangnya nggak ada yang ‘bersih’. Saya sudah dua kali Pemilu tidak pernah menggunakan hak pilih. Bahkan pada Pilkada Sumut 2013 kemarin, saya dan 52 % pengguna hak pilih Sumut tak ikut mencoblos. Kalau saya pribadi beralasan, karena tak ada pilihan yang bisa menarik minat saya untuk memberikan suara untuknya. Benar-benar tidak ada.

Nah, Pemilu 2014 ini kalau para kandidat ternyata diisi dengan wajah-wajah lama dengan track record yang kita ketahui bersama-sama, ‘tak mengesankan’. Saya takut, akan semakin banyak rakyat Indonesia yang pesimis dan akhirnya memutuskan golongan putih. Alias membuang kesempatan memilih pemimpinnya sendiri. Menyedihkan dan amat sangat disayangkan. Bayangkan apa jadinya Indonesia kedepan? Dan itu tanggung jawab kita, semua loh. Karena walaupun tak memilih, tapi kita telah menghilangkan kesempatan untuk memilih orang yang baik mengatur Indonesia. Orang yang lebih baik.

Saya pikir ini harus dihentikan. Kita, rakyat Indonesia harus peduli, karena ini menyangkut kita dan masa depan generasi setelah kita. Siapapun kita, mau yang di kota, desa, tengah hutan, di negeri orang atau di puncak gunung Jaya Wijaya. Apapun pekerjaan kita, mau pengusaha, petani, nelayan, pengemis, pembantu, pengangguran atau ibu rumah tangga sekalipun. Kita bertanggung jawab atas masa depan negara ini dan generasi muda.

Nggak maukan anak cucunya nanti mau mengabdi sama negara dengan tulus, eh.. harus nyogok dulu biar jadi PNS, Polisi atau Tentara? Nggak maukan nantinya mengurus KTP, Surat Nikah, Surat tanah, Sim, SKCK dan lain-lain malah dipersulit dan mengeluarkan dana yang nggak jelas (memangnya cari duit gampang?). Nggak maukan melihat negeri ini yang kita cintai, rusak di depan mata kita karena dikuasai oleh orang-orang yang nggak memikirkan kepentingan rakyat banyak dan hanya menguntungkan perutnya sendiri? Enggak maukan rancangan APBDN yang 1.800 Triliun lebih untuk 2014 dipegang oleh orang-orang yang sudah kita ketahui motif jeleknya, dan bukannya membuat rakyat sejahtera? Enggak maukan hutang Negara yang 2.036 Triliun semakin bertambah dan anak yang baru sedetik dilahirkan langsung nanggung beban hutang 8.000.000/kepala?

Saya pribadi nggak mau, nggak akan pernah mau. Dan saya yakin pun anda semua seperti itu. Jadi pada pemilu tahun depan, saya berjanji pada diri saya sendiri, akan menggunakan hak suara saya dan tak golput lagi.

Semua hal tersebut di atas ada dalam tanggung jawab kita, dengan memilih pemimpin yang baik untuk Indonesia di masa depan. Indonesia yang lebih baik. Indonesia yang bersih dan sejahtera. Indonesia, tanah kita berpijak, bersujud, merangkak, bergulingan dan rebah.

Yang perlu kita lakukan adalah dengan memilih pemimpin yang memberikan kerja nyata dan nggak cuma ngomong doang, seperti Jokowi (http://pandji.com/exactly-my-point/). Yang memberikan inspirasi pengabdian tulus seperti Anis Baswedan (http://pandji.com/anies-baswedan/). Yang jujur dan sederhana seperti Mahfud MD. Yang berani marah dan menerobos tatanan seperti Ahok. Saya yakin masih banyak manusia baik, bersih dan pantas menjadi pemimpin bangsa ini. Masa diantara 230 juta rakyat Indonesia, nggak ada satupun yang bener dan bisa mimpin kita dengan lebih baik, dibandingkan yang sekarang? Pasti adalah. Dan orang-orang seperti inilah yang harusnya menjadi pemimpin kita. Orang-orang seperti inilah yang harusnya kita pilih dan Insya Allah akan membawa kita menjadi lebih baik. Amin. O:)

Saya berharap di Pemilu 2014 dan saya mempunyai keyakinan bahwa kita, Indonesia pantas mendapatkan pemimpin yang tak cuma bisa mengeluh, curhat, yang anggota (ketua, bendahara bahkan menteri) partainya korup, omong besar, menyejahterakan kroni dan partainya, berusaha membuat trah kekuasaan abadi (apa kabar saudara ipar, anak dan besannya di Pemilu 2014?), membuat 4 album yang selalu gagal terus di pasaran, yang dikatain pengecut sama FPI, yang bisanya cuma pencitraan doang, yang lebih memilih mengurus partainya dan bukan lebih mementingkan urusan perut rakyat, yang menjadikan teman-teman akrabnya sebagai menteri, yang dalam masa jabatannya telah menaikkan lebih dari 4 kali tarif dasar listrik namun listrik tetap lebih sering padam di Sumut dan lain-lain. Syukurlah masa jabatannya tak bisa diperpanjang lagi.

Sungguh, kita butuh orang yang lebih baik dari orang tersebut. Dan kita bisa mewujudkannya di Pemilu 2014 ini. Jadi mari kita dukung orang-orang yang bersih dan mau bekerja keras untuk kemakmuran rakyat banyak. Dan gunakan hak suara anda dengan memilih, siapapun mereka dan dari partai apapun. Pilih orangnya dan tak usah perdulikan partainya. Semoga presiden yang terbaik bisa didapatkan Indonesia dan membawa kita bisa lebih baik dari ini di masa depan. Amin. O:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s