Raja Keledai

Hanya anak kecil yang bisa seperti ini, buat masalah dan tak perlu tanggung jawab. Tapi kalau orang dewasa yang melakukan kesalahan atau membuat masalah terus nggak mau tanggung jawab, atau malah membiarkan orang lain yang menyelesaikan kekacauan yang disebabkannya. Itu ibarat manusia dewasa yang masih minta dicebokin orang lain pas abis pup. Nggak etis, cuy. Kagak pantes lagi. But, dalam kenyataan hidup di semesta ini, orang kayak gini ada. Mungkin banyak malah.

Aku, siapa sih yang suka sama manusia yang nggak punya rasa tanggung jawab atas apapun perlakuannya? Kurasa enggak ada yang bakalan suka dengan tipe orang seperti ini. Secharming, secakep dan semenarik apapun orang tersebut. Kalau bisanya cuma jadi trouble maker dan lupa atau nggak tahu caranya bertanggung jawab, mending lompat aja dari jembatan penyebrangan. Atau dari gedung lantai 31.

Buat apalagi mereka hidup, kalau bisanya cuma nyusahin orang tua, keluarga dan teman. Terus-terusan jadi cobaan buat yang lain. Hidup kok cuma jadi ujian aja buat orang lain, kapan bermanfaatnya. Paling nggak yah nggak usah nyusahinlah, kalau nggak bisa bantu-bantu. Memangnya hidup orang lain harus dihabiskan dengan ngurusin kekacauan yang dibuatnya. Nggak punya malu apa? Nggak bisa belajar gitu dari pengalaman? Atau emang seidiot itu sampai melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Lah, anak yang terbelakang mental aja bisa kok dilatih buat mandiri. Masa yang punya otak dan ‘normal’, kelakuannya parah melebihi mereka yang punya kekurangan.

Masalah dalam hidup memang nggak bisa dihindari, pun nggak bisa ditebak kapan datangnya. Tapi kalau kita memang nggak hati-hati, ceroboh dan cenderung nyari-nyari masalah, ya harus diselesaikan sendirilah. Jangan sok jago seolah bisa ngadapin apapun, lah giliran kena musibah malah sembunyi diketek Nyokap sambil mewek. Najis banget.

Mungkin Tuhan memang sengaja menciptakan orang-orang yang bisanya bikin masalah dan jadi ujian buat yang lain. Supaya apa? Agar yang sabar bisa menjadikan mereka lelucon dan bahan tertawaan. Amiin. O:).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s