5 Jenis Pria Yang Tak Layak Dinikahi

Perempuan usia matang menikah (25 – 35 tahun) yang sudah mapan bekerja tapi belum menemukan jodohnya, pasti sudah bosan sekali ditanyain oleh orang-orang “Kapan kawin?”.

Dan seolah-olah perkara menemukan jodoh ini gampang, kayak ngorek upil. Kalau emang segampang itu, mana ada yang mau betah lama-lama menjomblo kalau jodoh sudah di depan mata, kawan. Belum lagi terkadang disalahin karena dianggap nggak mau usaha (lah, perempuan disuruh nguber-nguber jodoh, lelakinya ngapain dong? Garuk-garuk pantat!), atau disalahin karena terlalu pemilih. Nah, kalau untuk yang satu ini, aku kurang setuju.

Seputus asa apapun kita dan sepengen apapun hasrat kita untuk segera menikah, kita, para perempuan nggak boleh tutup mata dengan beberapa hal yang menjadi prinsip. Jangan gara-gara begitu kebeletnya kawin sampai kita samber aja apa yang datang pada kita. It’s a BIG NO, Ladies.

So, apa aja kriteria lelaki yang amit-amit jangan sampai kita mau memilihnya dalam keadaan seperti apapun? Here they are :

1. Beda Agama, Beda Akidah.

Pernikahan beda agama di Indonesia tidak diakui oleh negara. Makanya banyak pasangan beda agama asal Indonesia yang menikah diluar negeri, untuk melegalkan status pernikahan mereka.

Mengapa aku bilang jangan menikah dengan lelaki yang berbeda agama? Sayangku, pernikahan itu bukan hanya menyatukan hubungan dua jenis manusia berbeda gender dalam satu ikatan legal. Lebih dari itu, pernikahan merupakan awal dari proses pembangunan jiwa-jiwa terikat untuk masa depan yang lebih bahagia.

Agama manapun yang baik, pasti mengajarkan toleransi dalam beragama. Tapi tidak bila dalam pernikahan menurutku. Aku berkaca dengan agama islam yang kuanut, toleransi seperti apa yang bisa dilakukan seorang wanita muslim bila imamnya tak bisa menjadi imam dalam sholat-sholatnya? Tak bisa mengazankan dan mengikomatkan putra dan putrinya yang baru lahir? Tak bisa menuntun shayadat bagi istrinya atau anaknya yang sakratul maut? Alangkah sedihnya pernikahan itu pada akhirnya.

Dia, suami kita, belahan jiwa kita, tak bisa kita membagi kegelisahan atau kebahagiaan kita dalam iman karena dia tak seakidah dengan kita. Begitu juga sebaliknya kita baginya.

Saya pernah membaca tulisan Dra. Rienny Hassan, psikolog favorit saya di koran langganan ibu saya. Beliau pernah menceritakan salah seorang kenalannya yang saat istrinya sakratul maut tak dapat mendampingi si istri, karena ia bukan muslim. Jadi ia tak bisa mengucapkan zikir dan shayadat untuk istrinya dan meminta tolong pada dokter yang kebetulan muslim juga, untuk membacakan ditelinga istri yang ia cintai. Menyedihkan bukan?

Aku pribadi tidak mau punya kisah seperti itu, bagaimana dengan kalian Ladies? Bukankah lebih baik jika kita menikah dengan pria yang seagama dan seakidah dengan kita. Tapi jangan pula demi bisa bersama dengan orang yang kita cinta tapi beda agama, kita malah mengkhianati Tuhan dan memilih cinta pada mahluk yang manusiawi macam manusia biasa. Sungguh itu tak sebanding kawan, dengan cinta Tuhan yang sangat Maha.

2. Penjahat Kelamin

Pria yang tidur dengan wanita tanpa ikatan pernikahan. Pria yang melakukan hubungan seks dengan mudahnya. Pria yang menganggap hubungan intim dengan wanita tanpa harus bertanggung jawab apapun, adalah hal yang lumrah dan biasa saja. Pria gampangan yang mau saja disodori dada dan paha oleh perempuan mana saja. Dan terakhir adalah pria yang hanya mengikuti nafsu seksualnya saja tanpa takut dosa dan tanpa mau bertanggung jawab terhadap perempuan yang ia tiduri. Merekalah yang kusebut, penjahat kelamin.

Lelaki model seperti ini sangat berbahaya. Jelas ia tahu cara merayu, menggoda dan menyanjung perempuan hingga begitu mudahnya para perempuan ini menyerahkan dirinya secara sukarela dan tanpa paksaan pada laki-laki model ini. Dan lelaki tipe seperti ini jarang bisa setia dengan satu wanita, karena ia tahu banyak wanita lain yang mau saja ia ‘anu-anuin’. Dan aku yakin, pernikahan bukanlah hal yang dapat membatasinya dari kelakuan seks bebasnya. Jadi jangan berharap kalau setelah menikah ia akan berubah dan jadi lelaki baik-baik yang hanya puas melakukan ‘itu’ hanya dengan istri sahnya saja.

Bukan nggak mungkin pria seperti ini tobat dan mau terikat dengan 1 wanita saja seumur hidupnya. Pasti ada satu atau dua lelaki yang bisa berubah menjadi lebih baik. Tapi bagaimana dengan ‘benih’ yang sudah ia sebar kemana-mana? Siapkah anda bila suatu hari dalam pernikahanmu ada seorang anak yang datang dan ternyata ia adalah hasil dari ‘tindakan nakal’ suamimu dimasa lalu.

Dan bagaimana dengan kemungkinan lelaki model beginian ternyata terkena penyakit seks menular? Seperti HIV/Aids, belum ada obatnya loh sampai sekarang. Kemudian Jamur clamidia yang menyerang alat kelamin ( selain bikin alat kelamin pria dan wanita jadi tampak sangat jelek, penderitaan akibat jamur ini sendiri udah merupakan siksaan menyakitkan dan menular kepasangan juga anak yang dikandung). Lalu ada Gonorhoe atau lebih dikenal penyakit raja singa, dimana pada alat kelamin pria dan wanita terdapat bintil-bintil seperti cacar. Yang gatal, panas dan nggak sembuh-sembuh. Belum lagi resiko penularan pada janin yang dikandung bisa bikin anak cacat. Dan masih banyak lagi penyakit yang dapat ditularkan akibat seks bebas plus dampak mengerikannya bagi sipelaku, pasangannya bahkan keturunannya.

Sudah siapkah para Ladies dengan kemungkinan seperti ini? Aku sih nggak nakut-nakuti. Tapi lebih ingin memberikan informasi sebagai pertimbangan supaya para wanita, kaumku, bisa lebih cerdas dalam memutuskan memilih pria yang ingin dinikahinya.

3. Pengguna Narkoba dan Miras

Narkotika, obat-obatan terlarang dan minuman keras. Mengapa dilarang agama dan negara? Karena bisa menyebabkan mabuk/tidak sadar. Dan kalau seseorang dalam keadaan mabuk atau tidak sadar/tidak waras bagaimana dengan akibat tindakan yang ia lakukan tanpa menggunakan pikiran, kecerdasan dan nuraninya?
Bisa saja ia membunuh orang, memperkosa, menyiksa dan melakukan tindakan kejahatan lainnya gara-gara ketidaksadarannya.

Pemakai narkoba dan pemabuk tidak bisa menggunakan akal sehatnya saat sedang kecanduan. Sudah banyak kejadian para suami dan ayah yang kecanduan narkoba dan miras, tega menjual istri dan anaknya demi mendapatkan uang untuk membiayai kebutuhan mabuknya.

Sekali lagi, jangan berkhayal pernikahan bisa melunakkan kecanduan mereka sehingga mereka bisa dengan mudahnya berhenti memakai. Bahkan dengan kemauan keras dan niat para junkies ini untuk sembuh dari ketergantungan narkoba dan miras, adalah hal yang sangat sulit dilakukan.

Bayangkan sebuah pernikahan dimana pasangan kita adalah pecandu narkoba atau minuman keras. Apa yang Ladies harapkan dari orang yang sedang mabuk dan tak waras? Bagaimana jika Ladies diajak bercinta olehnya? Jangankan membaca doa sebelum melakukan ‘itu’, ingat dengan siapa melakukannya saja ia belum tentu. Lah, wong dia nggak sadar dengan apa yang ia lakukan. Maukah Ladies menerima pria seperti ini?

Dan bagaimana dengan perkembangan psiklogi anak-anak dalam pernikahan seperti ini? Sungguh bukan keadaan yang baik bagi jiwa seoarang anak melihat ayahnya dalam keadaan mabuk dan tidak sadar. Belum lagi jika ternyata ada sifat kekerasan yang dilakukan oleh sipemakai narkoba dan pemabuk ini. Orang yang tak sadar dan waras, bisa melakukan apa saja loh. Kalau cuma dipukul dan dihajar oleh ayah yang sedang mabuk, mungkin masih lebih baik dari pada dilecehkan secara seksual (incest) oleh ayah yang seperti itukan. Ladies sudah memikirkan sejauh ini?

4. Penjudi

Judi itu seperti candu. Dan orang yang sudah kecanduan judi, bisa saja menjual segala harta bendanya termasuk anak dan istrinya, demi segepok uang yang dapat ia pertaruhkan dimeja judi.

Enggak ada itu taruhan besar dan taruhan kecil. Semuanya yah berawal dari sebuah taruhan kecil yang lama-lama meningkat jadi taruhan besar. Orang-orang yang sudah kecanduan berjudi, mana kepikiran lagi untuk mencari nafkah. Mengurus keluarga. Atau membesarkan anak-anak dengan baik.

Kalau seorang suami atau seorang ayah lebih memilih menghabiskan uangnya demi bermain judi dibandingkan membelikan istrinya baju atau membayarkan spp anaknya atau membeli beras, pria seperti itu tak layak untuk dipertahankan. Karena dalam pernikahan, yang paling utama adalah kepentingan keluarga berupa makan, kebutuhan pokok, biaya kesehatan, pendidikan bagi istri dan anak. Bukan lagi kesenangan pribadi yang tidak membawa faedah baik dalam berkeluarga.

So, para perempuan yang budiman pikirkan lagi keputusanmu dalam memilih laki-laki yang suka berjudi. Karena pria yang suka berjudi, pasti juga nggak segan-segan mempertaruhkan segalanya demi memuaskan keinginan atau hasrat judinya. Dan apa kamu mau suatu saat akan datang waktunya kamu atau anak-anak kalian terpaksa menderita demi seorang suami atau ayah yang suka berjudi? I don’t think so. Kamu pantas mendapatkan yang lebih baik dari ini, dear.

5. Penyuka Kekerasan

Nah, ini bagian yang tampaknya sepele padahal bisa berakibat fatal. Pria yang suka menggunakan kekerasan pada wanita adalah pria banci. Yeah, banci.

Cuma pria dengan ego besar dan (mungkin) t*tit kecil yang memukuli perempuan yang sudah jelas-jelas kalah kekuatan dan lebih lemah dari dirinya. Kalau memang dia pria jagoan, carilah lawan yang seimbang untuk digebukin, coba saja berantem sama Agung Hercules, The Rock, Vin Diessel atau Jackie Chan sekalian. Itu baru berani dan pantas dibanggain. Masa mukuli perempuan sih?

Perempuan itu buat disayang-sayang, mas. Bukan buat dipukuli kayak karung pasir. Dan kalau anda butuhnya seperti itu, kawin aja sama sandsak. Itu lebih bermutu dan menggembleng anda jadi petinju.

Dan bodohnya, ada loh perempuan yang dari mulai berpacaran sudah biasa menerima perlakuan kasar dari kekasihnya. Ya ditempeleng, ditendang, dijambak dan lain-lain. Dan super idiotnya tetap mau menikahi pria model ini dengan harapan setelah menikah akan berubah.

Bertahan dalam suatu hubungan baik berpacaran atau pernikahan dengan pelaku kekerasan adalah menantang maut bagi diri sendiri. Siapa yang bisa menjamin dia nggak kebablasan sampai menghilangkan nyawa? Orang yang mukul itukan nggak ngerasain sakitnya. Lah, kita yang jadi korban yang merasakannya. Mau mati atau cacat ditangan orang seperti ini? Kalau aku sih ogah berhubungan dengan pria model ‘jagoan kandang’ gini. Hidup, hati dan tubuhku terlalu berjarga untuk dirusak oleh pria pelaku kekerasan.

Dan kekerasan juga nggak selalu melukai fisik saja. Ada yang disebut dengan kekerasan verbal, dimana pelakunya dengan sengaja menghina, merendahkan, melukai, mengejek secara sengaja dan terus menerus sehingga korbannya merasa bahwa apa yang dikatakan oleh sipelaku adalah benar. Dan sikorban menjadi kehilangan kepercayaan dirinya serta harkat dan martabatnya.

Neng, bad habit atau kebiasaan buruk yang sudah mendarah daging seperti ini, nggak akan bisa hilang dengan sendirinya. Tanpa kemauan dan niat keras sipelaku kekerasan serta sangat perlu bantuan dari ahli kejiwaan untuk menanganinya. Dan tentu saja perlu waktu yang panjang untuk menyembuhkannya.

Jadi jangan bermimpi pernikahan bisa merubah sifat jahat dan attitude buruk lelaki dengan mudahnya. Dan kalau nggak ada niat dan kemauan keras dari si lelaki untuk merubahnya, nggak akan ada perubahan yang lebih baik yang akan terjadi.

Well, inti dari tulisanku kali ini adalah jangan merendahkan standar prinsip dalam memilih lelaki yang datang dalam hidupmu. Kalau brengsek ya tetap akan brengsek meski kau menutup mata dan berhalusinasi kalau dalam pernikahan ia akan berubah.

Jangan menerima lelaki yang kau sudah tahu kebejatannya dengan keyakinan bahwa tidak ada yang lebih baik dari ini akan datang untukmu. Oh, please jangan merendahkan dirimu sampai seperti itu sayangku. Kamu berharga, lebih dari pria-pria tak layak ini.

Seorang sahabatku berkata “jodoh itu cerminan dari diri kita”. Kalau kita baik, jodoh kitapun pasti orang baik-baik. Dan kalau kita buruk, jodoh kita mungkin sama buruknya dengan kelakuan kita. Jadi kalau kamu yakin kamu wanita baik dan terhormat, mengapa kamu mau dengan pilihan buruk seperti itu? Karena cinta? Karena takut dibilang nggak laku? Karena takut nggak ada yang mau lagi?

Hei, soal jodoh itu hak prerogratif Tuhan. Itu mutlak urusannya dan kita cuma bisa berharap dan berdoa.

Yakinlah Tuhan masih menyisakan pria-pria baik yang mempesona untuk dirimu dan pasti ada. Jadi jangan sampai kau terburu-buru dan salah memilih jodohmu. Ini soal hidup, dan hidupmu belum berhenti, tak ada salahnya kau menunggu sedikit lebih sabar untuk mendapatkan yang terbaik.

28 thoughts on “5 Jenis Pria Yang Tak Layak Dinikahi

    • Kamu hidup dijaman apa sayang?
      Nggak pernah cukup hanya cinta untuk menyelesaikan semua masalah. Sudah banyak buktinya dipengadilan agama, yang menikah atas dasar cinta tapi ujung-ujungnya berakhir cerai.

  1. Kamu pikir kamu sudah merasa bener bicara kaya gitu? Terus kalo laki laki yang kayak gitu ga patut dinikahin dia mau nikah sama wanita yang hobinya sama kaya dia gitu? Hahah

    • Ini pendapat pribadi saya mas, saya seorang muslim jadi kami berpegangan pada quran surat an nuur : 26. Silahkan googling untuk tau terjemahannya.
      Dalam agamaku, sudah jelas dijanjikan “lelaki baik akan mendapatkan wanita baik. Wanita baik akan mendapatkan lelaki baik. Begitu juga sebaliknya, pria buruk dengan wanita buruk. Wanita buruk dengan pria buruk. ”
      Oleh sebab itu, kami (baik pria maupun wanita muslim) harus memantaskan diri pula agar yang terbaiklah yang dapat.

  2. Makasih mbak, bener-bener bermanfaat:)
    Tapi gimana ya mbak, kalo pria yang selalu menghina kita padahal dia juga suka sama kita? Apakah pantas untuk dicinta dan dinikahi oleh kita? Cintanya saja tampak meragukan:/

    • Kamu jangan kepengaruh sama hinaannya. Kamu harus yakin bahwa kamu berharga dan layak untuk diperlakukan dengan baik. Sebelum mengharapkan orang lain menghargai dirimu, kau sendiri harus menghargai dirimu dengan baik.

  3. Bu tdk semua laki2 bajingan itu tdk bs memutuskan u/mengakhiri kebajingannya alias bertobat..lebih mulia seorg pembunuh yg menjadi ustad dr pada seorg ustad yg berubah menjadi ahli poligami&ahli mesum..banyak contoh yg bs kita lht..

  4. Lihat it aagym,syekh puji,dsb yg tdk terkenal bahkan seorg teman kantor sy pun yg setiap harinya taat shalat 5 waktu sewaktu di tawarkan grafitasi wanita cantik dan segepok uang merah u/mengoalkan cheklist quality standart di proyek tempat sy bekerja dia terima dng senang hati..so tdk semua it hitam it seburuk yg anda pikirkan..tdk pernah akan ada putih jika tdk ada hitam..kebajikan akan selalu diawali ketdk bajikan dan it yg akan kekal bukan putih yg sewaktu2 akan menjadi hitam seperti maaf ahli2 agama yg sepantasnya kt jdkan panutan..sy adalah seorg pria tdk munafik dunia sy pernah hitam..so ada fase dmna sy harus mengatakan slmt tinggal dunia hitam..

  5. “maaf grativikasi” anda menulis hanya menulis pandangan anda pribadi saja,tulisan anda yg meengatakan 1-2 org laki2 penjahat sj yg dpt bertobat..weeh hebat bener anda dpt mengatakan spt it..banyak lho diluar sana mantan2 laki2 bajingan yg menjadi baik dan bertobat..tp tdk sedikit laki2 yg anda katakan soleh terbius godaan dunia..ya soleh hanya krn predikat cap yg terbawa semenjak lahir,bukan krn proses pencarian yg berawal dr hitamnya kehdpn dunia..so jika hanya ingin menikah dng laki2 yg soleh”shalat 5 waktu hanya krn ketakutan api neraka&pamrih surga dr gusti allah..sebaiknya anda berpikir 2 kali..lebih baik menikahi pria yg berlatar belakang hitam ttpi telah menemukan jalan putih dlm hdpnya dr pada nenikahi pria yg agama,keimanannya adalah adopsi sejak lahir dimuka bumi tampa mwngerti maksudnya yg hakiki..

  6. Banyak contoh laki2 yg seperti anda katakan beriman..solehlah..”hanya karena pamrih” misalkan aa gym,ustad hariri, rhoma,syekh puji,abubakar baayir,dsb yg tdk terkenal sekalipun dlm kehdpn kt yg pola perilakunya lebih parah dari laki2 bejat sekalipun..seperti seorg rekan kerja sy diproyek yg telah ber RT yg hmpr setiap waktu tdk pernah lepas dng shalat5 waktunya yg mau menerima tawaran subkontraktor berupa grativikasi seks wanita cantik dan segepok lembaran merah u/mempermudah prosedur standart pekerjaan di proyek tempat sy bekerja..apa hanya krn predikat laki2 soleh badaniah sj yg anda katakan layak&pantas dijadikan suami..???? Blm tentu laki2 begundal/bajingan seperti alhm Uje yg mendapat karomah dan berubah menjadi putih yg turut membawa sang istri yg jg tadinya notabene suka dunia hitam/dugem menemukan pencarian jalan hdpnya yg rahmatallil alamin..jadi jika anda mentelah mentah2 wanita baik2/soleha sepantasnya mendapatkan pria soleha pula bgtpun sebaliknya sepertinya itu tdk berlaku bagi kehdpn sahabat sy yg memperistri maaf wanita lady escort sebuah club malam dan menjadikannya seorg khadija..

  7. Jadi tolong anda ralat tulisan anda yang mengatakan pria brengsek/bajingan tdk akan pernah berubah..pemahaman anda dangkal,menulis tdk berdasarkan pengalaman tetapi sepertinya dendam krn nampaknya anda pernah disakiti..dan pada akhirnya membuat pembaca menjadi dangkal seperti pemahaman anda..”jika anda mengatakan pria brengsek/bajingan tdk akan pernah berubah”satu pertanyaan saya buat anda apakah pria soleha tdk akan pernah berbuat dosa dan menjadi brengsek/bajingan..jika anda mengatakan tidak berarti anda itu tuhan..trims..

    • Mas… jangan insecure gitu ah. Kalo emang kamu bukan bagian dari laki-laki yang saya ceritakan di atas, ya santai ajalah.

      Sesekali cobalah main kepengadilan agama, ngobrol-ngobrol sama para wanita yang menggugat cerai. Tanya-tanya alasan kenapa mereka ingin berpisah dari pasangannya. Pasti mas bisa memaklumi tulisan saya ini.

  8. Saya sepakat jika penulis artikel ini memiliki pemikiran yg dangkal, sebagai seorang laki2 memukuli perempuan tanpa sebab itu memang perbuatan yg tidak pantas utk di tolerir , tetapi bagai mana jika pasangan anda atau siperempuan ini memiliki sipat atau tipe perempuan yg suka menguras emosi sang laki2, ? Bukankah sebagai seorang laki harus dan bertanggung jawab membimbing pasangannya ? Dan sebelum anda menulis artikel seharusnya anda memiliki pandangan pandangan yang mampu memperkuat alasan dan kebenaran argumen anda.

    • Mas membimbing artinya bukan dengan kekerasan. Pernah dengar KDRT? Ada hukum yang melindungi perempuan dari kekerasan fisik maupun verbal.

      Saya heran kenapa para lelaki begitu insecure dengan tulisan saya. Mbok ya kalian cerdas, balas lah dengan tulisan juga. Jangan cuma nyampah di blog saya. Hehehe…

      • Pada kenyataannya tidak semua yg kita anggap hitam selalu hitam & tidak semua yg kita anggap putih selalu putih. Selalu ad hitam & putih yg saling brdampingan. Trgantung bgaimana kita menyikapi & menjalani kehidupan nyata ini. Hidup ini proses menjadi & akhirnya kita sendiri yg menentukan. Banyak laki-laki shalih yg d campakan istrinya & banyak jg wanita shalihah yg d sia-siakan suaminya. Trs yg jd prtanyaan saya, klo laki-laki baik utk wanita baik & laki-laki buruk utk wanita buruk. Apakah Allah membiarkan ss’org yg buruk akan trus brbuat buruk dgn memberikan pasangan yg buruk jg?

  9. Saya mempunyai pasangan seorng candu judi smoai gji ia kerja ia relakan 1 jam hnya untuk brjudi wlpun kalah dan oda akhrnya koleps tetap tdk jera dn d ulang” kembali smoai orng di sekitar kena dampak yang ia lakukn tetapi ia sdar 1 x 2 x dan ke sekian kaliny dn yg trakhir x ny ia brsumoah pd saya dn diriny sndri tidak akn mngulng judi lg apkah ini akn brhsil dan untk kedpnny bila rumah tngga apkah akn baik dan tdk akn di ulng lagi saya takut akn hal it,jika modal kpercayaan atas sumpah it apakh it bisa jd solusi dan ia tdk akn mngulng lg?

    • Yang namanya sudah kecanduan apapun itu (narkoba, judi, miras dll) pasti sulit akan menghilangkan atau menghentikan kebiasaan buruk ini. Tapi semua kesulitan ini pasti bisa dilalui kalau pelakunya sendiri yang mau berubah dan dukungan dari orang-orang terdekatnya.

      Tapi kalau ternyata pasangan anda hanya janji-janji kosong dan kembali melakukan kesalahan yang sama lagi, kali ini mbak yang harus tegas. Sanggup untuk terus-terusan hidup bersama pasangan seperti ini atau mulai mencari kebahagiaan, kenyamanan dan ketenangan tanpa pasangan anda itu.

  10. Ini kenapa ya cowoknya banyak yang emosi protes panjang lebar, seakan si penulis emang lagi menyudutkan dia. Gr amat mas… Kalau gak ngerasa kayak yang dituliskan ya jangan marah2. Buktikan saja sama orang2 terdekat atau sama wanita yg anda cintai kalau Anda adalah laki-laki yang baik, dan gak akan melukai dia. Bagaimanapun wanita berhak memilih seseorang untuknya, dan biasanya wanita punya insting untuk melihat bagaimana kedepannya. Ikutin kata hati, dan istikhoroh minta petunjuk Tuhan. Oh ya laki2 yang membela diri karena merasa melakukan point sering melakukan kekerasan gak pantas membela dirinya demi apapun juga, laki2 yang bisa menghargai wanita tak akan pernah melakukan itu. Wanita berhak mencintai dirinya sendiri dan meninggalkan pria itu sesegera mungkin, toh kalau si laki-laki berdalih wanita itu suka menguras emosinya makanya ia bertindak kasar. Ya udah ngapain berhubungan lagi. Pisah, tinggal masing-masing cari yang lebih baik. Kalau emang si pria ternyata sama pacar barunya masih suka main kasar. Yah emang dia laki2 kasar yang gak bisa ngendaliin dirinya

  11. Mbak kalo kita punya pacar dan dia masih mabuk, padahal aku sudah melarang nya. Kemudian aku putusin dia. Apakah tindakan ku ini salah??

    • Dear Yuki, enggak semua orang bisa berjuang dan bersabar menghadapi pasangan yang punya kebiasaan tidak baik. Dan perubahan itu meski diusahakan oleh sedunia orang, kalau pelakunya sendiri tidak ingin berubah serta tidak mengusahakannya, kayak kata pak sby sampai lebaran kuda juga gak bakal berubah.
      Menurutku kamu gak salah, kamu inginkan yang lebih baik dan itu wajar. Siapa yang tidak ingin yang terbaik. A ku dukung kamu semoga lebih berbahagia. Semangat.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s