Bertahanlah dan Tetap Hidup

Aku, kamu.
Kita berputar-putar.
Sudah terlalu jauh berjalan dan lelah dalam kesendirian.
Tapi entah karena semesta terlalu besar atau memang waktu tak berpihak, kita belum saling menemukan.

Aku, kamu.
Kita pernah terluka, juga melukai.
Punya kenangan dengan yang lain, serta masa lalu yang membentuk diri kita kini.

Baik dan buruk, cacat dan tak sempurna. Namun sejelek apapun, kita masih bernafas dan bernyawa.
Jadi syukurilah itu, meski masing-masing kita pernah luluh lantak dalam duka.

Hidup, teruslah hidup, bertahanlah.
Dan sebelum kematian menjemput kita, setidaknya sekali saja harus berjumpa.
Kita semestinya bahagia walau hanya sesaat, berdua, bahagia berdua.

6 thoughts on “Bertahanlah dan Tetap Hidup

  1. yona, kayaknya kamu perlu nerbitin buku deh. You know?, aku pasti bakal heboh banget di twitter kalo kamu nerbitin buku. Suer!

    *ngomongnya udah mulai serius*
    *ga pake banget sih*
    *tapi tetep serius*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s