Jomblo Kok Hobby?

Sebenarnya aku males banget bikin tulisan tentang jomblo lagi, jomblo terus. Bosan. Tapi selama statusku masih jomblo dan orang-orang masih suka ngebully jomblo seolah-olah kejombloannya itu karena kesalahannya sendiri, kayaknya aku masih perlu membela kaumku yang tertindas ini. #SaveJomblo #JombloForRI2014

So, seorang teman yang sudah menikah dan sedang hamil, pagi hari tadi bilang gini ke aku ” Kapan nyusul? Kapan kawin?” Sambil menyuruhku untuk cepat-cepat menikah.

“Ah, bosen dinasihati terus. Lain kali nasihatnya diganti duit aja. Lebih bermanfaat. ” Balasku sambil misuh-misuh, kesel.

Siapa juga yang nggak mau kawin kalo dilamar dengan pria baik, berotak cerdas, berpenampilan menarik dan bisa banget dijadikan Imam dalam keluarga. Aku ya mau bangetlah, tapi belum ada yang tipikal seperti itu sih, yang datang.

Lah, dianya makin kurang ajar dalam menasihatiku. “Hobby kok jomblo, makanya ditanyain kapan kawin terus. Hahaha….” Pakai ketawa ngakak kayak kuntilanak ngegodain tukang bakpao difilm Malam Satu Suro.

Well, sejujurnya aku tersinggung dengan omongannya ‘hobby kok jomblo’ ini. Kalau nggak mikir aku kenal siapa yang ngomong kayak gitu, aku sudah pasti ngamuk dan membalas dengan lebih menyakitkan. Padahal dia, yang ngomong seperti itu, juga pernah ngerasain jadi jomblo, bahkan hampir menikah dengan pelaku KDRT. Tapi kok kayak nggak ngerti dan nggak punya perasaan ya, ngomongin keadaan ngenes temannya yang masih juga nggak laku dipinang lelaki.

Siapasih yang mau sendirian terus sepanjang hidupnya? Siapa juga yang nggak mau punya pasangan dan menikah hingga berketurunan? Dan seharusnya, mereka yang sudah menemukan jodohnya, cukuplah berbahagia saja dan bersyukur. Nggak usahlah ngeremehin orang yang belum berkesempatan menikah, apalagi punya anak.

Nggak perlu kusebutkan betapa tidak nyamannya diusia matang tapi masih jomblo. Nggak enaknya bukan karena nggak punya pasangan terus ngiri liat yang lain bahagia. Enggak begitu cuy, tapi karena tekanan orang-orang disekeliling yang memperlakukan jomblo kayak objek pelengkap penderitaan. Dan kalau bisa milih, kami nggak mau berada diposisi ini, tapi kami tidak punya pilihan lain. Kenapa?

Karena lebih baik jomblo dari pada pacaran dengan seseorang yang tidak diinginkan. Karena lebih baik jomblo dari pada kawin dengan orang yang tidak baik, dan cuma mau menyelamatkan muka biar nggak dibilang ‘nggak laku’. Karena lebih baik sendiri dari pada berdua dengan orang yang tidak memperlakukanmu dengan hormat dan kasih sayang.

Ini hidup kita, kita yang menjalani. Ngapain mikiri omongan orang yang nggak tahu apa-apa yang telah kita alami, hingga sampai dititik ini.

Ah, rasanya pengen teriak dimukanya temenku dan bilang “Woi, memangnya masalah buat lo kalo gue jomblo? Memangnya hidup lo keganggu kalo gue jomblo? Memangnya kenapa kalo gue lebih milih jadi perawan tua, atau lo lebih suka gue ngegodain laki lo dan ngerebutnya (ini sih amit-amit. Bukan gayaku ngerebut laki orang). Atau memangnya kenapa kalo titit gue cuma dipake buat kencing seumur hidup (ini juga bohong banget, karena aku nggak punya titit)?”

Hell yeah, jomblo itu gaya hidup yang dipilih oleh orang-orang yang sebenarnya nggak mau ribet dengan urusan percintaan yang ‘nggak jelas’. Dan terkadang jomblo juga merupakan pilihan, pilihan terakhir yang harus diambil untuk tetap waras dan dijalur yang benar, dari pada nggak jomblo tapi nggak bahagia.

Aku jomblo, sudah lama jomblo. Memang jomblo sekali tapi nggak berarti hidupku nggak berharga loh. Aku cuma jomblo aja, bukannya jadi bodoh kawan. Urusan jodoh, kuserahkan sama Tuhan. Selama Ryan Gosling dan Orlando Bloom kembali kepasaran lajang, selalu ada harapan bagiku (Amiin… O:)). Kalau dikasih ya syukur, kalau nggak dikasih yah… masa Tuhan tega nggak ngasih. Truk aja punya gandengan, masa aku enggak punya?

6 thoughts on “Jomblo Kok Hobby?

  1. Aku tak pernah berharap bahwa dengan memujimu, itu membuat kau membangkang dari gravitasi bumi dan melayang. Tapi cukuplah, menegaskan bahwa mataku ingin setia dan dimanja oleh tulisanmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s