Semoga Tak Menjadi Asmirandah Yang Lain

Aku memang nggak pernah ngalamin sih pacaran sama yang beda agama. Dan nggak kebayang rasanya digrepe-grepein atau dicium sama orang yang nggak pernah wudhu, sunat dan makan babi, bwahahahaha. Sowry nih, buat yang bukan muslim, tahu sendirikan dalam agama Islam wudhu dan sunat itu wajib, sementara babi itu haram. Yah walau dalam teorinya nggak pernah ada pacaran dalam islam, tapi pada prakteknya who knows apa yang terjadi dan dialami (yeah, nggak mau munafik deh akunya). *senyum-senyum nggak jelas*

So, kalau direview udah beberapa kali ya aku nulis tentang hubungan beda keyakinan atau dilema memilih cinta manusia atau Tuhan (lihat disini Cinta atau Tuhan? http://wp.me/p2SQIe-48 dan Mengkhianati Tuhan http://wp.me/p2SQIe-4M serta fiksi dengan percakapan menarik : Jodoh buat Laila (Kun Fayakun) http://wp.me/p2SQIe-aN). Jadi bisa ditebakkan kira-kira begitulah pandangan aku terhadap hubungan percintaan yang membuat seseorang harus milih, tetap bersama dengan dia yang dicintai atau mengkhianati Tuhannya sendiri.

Lalu beberapa waktu yang lalu ada gonjang-ganjing berita pernikahan artis muda berbakat, Asmirandah yang berujung dengan pembatalan status pernikahan karena sang suami murtad dan kembali keagama lamanya. Nggak ngerti juga alasan Revano ini masuk islam, apakah cuma biar bisa menikahi Asmirandah aja? Dan secepat itu pula ia kembali berbalik keyakinan hingga pernikahannya dianggap tidak sah (karena dalam agama Islam dan undang-undang Indonesia, tidak diakui pernikahan beda agama). Apa Revano ini nggak mikir apa agama, Tuhan, masa depan seorang wanita muda, kepercayaan dan kehormatan seorang ayah yang mencintai putrinya, serta nama baik sebuah keluarga bisa semudah itu ia permainkan hanya untuk sebuah kata absurb, cinta. Dan cinta seperti apa yang bisa melukai begitu banyak orang, termasuk orang yang katanya paling ia cintai hingga sanggup mengkhianati Tuhannya sendiri? Aku nggak tahu dan nggak bisa mengerti.

Well kemudian ada kabar lain juga yang bilang kalau Asmirandah sudah berpindah agama (setelah semua hal yang terjadi) agar bisa bersatu dengan Revano (karena usai Revano murtad, haram bagi mereka untuk menikah lagi secara Islam), tapi sekali lagi yang tahu kebenarannya cuma Asmirandah dan Tuhan aja. —-> Asmirandah Dikabarkan Pindah Keyakinan, Ini Jawaban Orangtua via @detikhot http://de.tk/61arzL (link berita).

Fiuh,….ribet banget ya urusan percintaan yang kayak gini, udah kayak sinetron abal-abal yang biasa mereka perankan ditelevisi. Dan aku cuma bisa menyimpulkan satu hal saja, sebuah pertanyaan besar “sedahsyat apasih cinta yang sampai bisa pindah keyakinan, mengkhianati Tuhan, eh balik lagi kayak pengingkaran anak kecil yang egois?” Atau bisa juga, “cinta macam apasih yang sebanding dengan menukar kasih sayang dari orang tua kita serta menafikan Tuhan yang selama ini disembah?”. Benar-benar nggak habis pikir dan nggak sampai imajinasiku dengan ide menukar segalanya demi sesuatu yang sangat fana, cinta terhadap lawan jenis.

Meh!! Semoga enggak akan pernah terjadi padaku dan kalian juga. Dan tidak akan pernah ada Asmirandah-Asmirandah lain yang harus mengalami pengalaman jatuh bangun yang tak mendidik. Amin. Seperti pernah kukatakan, cinta tidak seharusnya membuatmu memilih antara Tuhanmu dan orang yang kau inginkan. Karena enggak akan pernah sebanding dengan apa yang telah Tuhan berikan padamu dengan dia yang kau pikir belahan jiwamu. Kalau ada cinta yang membuatmu tidak takut pada Tuhan, itu bukan cinta namanya. Kau hanya mabuk. Keblinger. Dan akan amat sangat malu saat sadar.

Pikir lagi deh sebelum berkomitmen dengan pasangan dimana beda Tuhan yang disembah. Dan tolong jangan memilih meninggalkan keluarga serta agama demi seseorang. Selain nggak worth it, sampai dimana perasaanmu cukup hanya dengan itu setelah kehilangan segala hal yang berarti?

Footnote : dedicate for my buddy, yang baru aja putus setelah pacaran lama sama perempuan yang beda agama. Broh, sabar ya kalau emang jodoh pasti ketemu *kata afgan* dan kalau ternyata enggak, mungkin akan dapat yang lebih baik serta direstui keluarga kedua belah pihak. Amin.

2 thoughts on “Semoga Tak Menjadi Asmirandah Yang Lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s