Penipuan ‘Lulus Lowongan Kerja’ dan Agen Travel Gadungan

Setelah trik penipuan ‘Mama minta Pulsa’ atau ‘Papa lagi di Kantor Polisi’ atau ‘Menang Undian dari RIM Blackberry’ (silahkan lihat melalui link ini : Tipu-Tipu Berhadiah, Beware Of Pin BB 277D6308, 25DD6D86, 298A45AFY http://wp.me/p2SQIe-ac). Belakangan ini sedang marak terjadi penipuan yang berkedok sebagai ‘Penerimaan Lowongan Kerja’.

Modus operandinya adalah tiba-tiba kita menerima telefon dari nomor tidak dikenal yang menyatakan bahwa kita diterima untuk interview di sebuah perusahaan besar apa saja. Yang kantor pusatnya berada di Jakarta, Batam atau kota besar lainnya. Kemudian kita diminta secepatnya datang ke kota tersebut untuk mengikuti wawancara kerja secara langsung (yang katanya cuma formalitas saja dan sudah pasti mendapatkan pekerjaan tersebut).

Nah, disini letak tipu-tipunya. Entah bagaimana caranya mereka mendapatkan informasi, penipuan ini biasanya khusus mencari korban yang rumahnya di kampung-kampung sehingga agak terbelakang dengan info pekerjaan dan merupakan fresh graduate atau merupakan sarjana-sarjana yang baru wisuda. Jadi sikorban tidak merasa ‘aneh’ bila mendapat panggilan kerja karena biasanya fresh graduate memang paling rajin mengapply lamaran kesana-kemari. Hingga terkadang bisa lupa dengan nama-nama perusahaannya saking banyaknya lamaran yang ia masukkan.

Karena mendadak diminta interview ke Jakarta, Batam atau Surabaya, otomatis kita yang tinggal dikampung belum tahu mau datang naik apa dan bagaimana menuju kesana. Si penipu tersebut akan berpura-pura menanyakan kesiapan kita. Dengan alasan perusahaannya sudah bekerja sama dengan agen travel tertentu, kita diberi nomor telefon palsu agen tersebut untuk membeli tiket pesawat dan penginapan selama di Jakarta atau kota lainnya. Si penipu dengan meyakinkan menyatakan bahwa semua biaya tiket pesawat pulang pergi serta akomodasi selama di kota tersebut akan diganti seluruhnya oleh perusahaan, membuat kita merasa beruntung dan tak ada ruginya untuk mengikuti interview ini.

So, ketika kita akhirnya menghubungi agen travel abal-abal tersebut kita akan diarahkan untuk membeli tiket pesawat yang paling mahal seperti Garuda dengan alasan supaya tidak ada delay sehingga tidak terlambat datang ke kota tersebut untuk interview. Sekali lagi si agen travel menyatakan bahwa meski seluruh biaya ini kita yang membayar duluan, namun setelah kita di kota tersebut dan mengikuti interview atau bahkan pelatihan kerja dari perusahaan yang menghubungi kita, biayanya akan ditanggung oleh perusahaan.

Lalu setelah fix dengan jadwal penerbangan dan biayanya, kita akan diminta mengirimkan sejumlah uang melalui transfer bank ke nomor rekening tertentu, yang dinyatakan sebagai nomor rekening agen travel penipuan tersebut. Dan karena sudah percaya maka kita dengan bodohnya mengirimkan sejumlah uang dan Voila, kita tidak akan pernah mendapatkan tiket pesawat tersebut. Pada saat kita menghubungi nomor telefon pertama yang menyatakan kita lulus dan nomor si agen travel gadungan, nomor-nomor tersebut pada awalnya akan bilang untuk bersabar dan menunggu, kemudian mereka tidak akan pernah bisa dihubungi lagi. Dan kita pun baru menyadari telah tertipu serta kehilangan sejumlah uang.

Pernah mengalami penipuan jenis ini? Share nomor telefon dan nomor rekening bank penipuan tersebut pada kolom komentar artikel dan silahkan menyebarkan artikel ini supaya teman-teman yang lain bisa mengetahui serta terhindar dari tipu-tipu macam ini.

Saktinya Syawal Efendi HSB, Anggota DPRD Kab Labuhan Batu Menghentikan KA Sribilah

Ada apa dengan rentetan foto di atas?

Begini ceritanya, Selasa tanggal 21 Januari, Kereta Api Sribilah dari Rantau Parapat menuju Medan yang biasanya berangkat jam 7.58 terlambat karena masalah teknis (log KA yang patah). Kemudian sesampainya di Stasiun Pulu Raja yang jadwal berangkat seharusnya jam 9.30 jadi tiba jam 11.08, namun KA yang biasanya hanya berhenti 2-3 menit di stasiun kecil kini berhenti cukup lama (sekitar 20 menit lebih). Dikarenakan menunggu anggota DPRD kabupaten Labuhan Batu, Syawal Efendi Hasibuan dari fraksi Demokrat, yang tertinggal kereta api dari stasiun Rantau Parapat. Sakti sekali bapak anggota DPRD tersebut sehingga bisa menahan KA selama 20 menit, padahal biasanya PT. KAI mana pernah menunggu penumpang yang ketinggalan walau semenit saja. Tapi ini kok bisa dapat perlakuan yang berbeda ya?

Wow, aku nggak tahu dan nggak bisa membayangkan, seberapa jauhnya kekuasaan seorang Anggota Dprd atapupun kekuatan lobi-lobinya sampai bisa berbuat begini. Dan gimana reaksi SBY kalau tahu kelakuan anggota partainya yang arogan ini? Enak bener menahan transportasi umum rakyat hanya untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. Dan mengapa juga PT. KAI yang merupakan BUMN milik negara bukan perorangan, bisa mengikuti permintaan seorang Syawal Efendi Hasibuan?

Fyi, pemilu tahun 2014 yang akan datang Si Syawal ini masih mencalonkan diri lagi loh, untuk jadi anggota DPRD kabupaten Labuhan Batu, Propinsi Sumatera Utara. Wakil rakyat kayak begini sih, sebaiknya nggak usah dipilih lagi. Udah keliatan banget kelakuannya yang sok, bukannya mau memperjuangkan aspirasi masyarakat yang ia wakilkan suaranya, tapi malah menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan diri sendiri.

Penumpang serta para petugas KA Sribilah sebenarnya kesal dikarenakan terpaksa menunggu lebih lama (setelah log KA rusak), tetapi menurut salah seorang pemimpin perjalanan kereta api atau PPKA yang bertugas, mereka mendapat perintah langsung dari PK dikantor pusat Medan untuk menunggu. Sehingga mau tidak mau, petugas KA tetap harus menjalankan perintas atasannya.

Nah, berdasarkan foto-foto serta informasi ini, bagaimana pendapat kalian?

Selintas Tentang Rindu

Tak ada jalan untuk menepiskan rindu, sayangku. Bagai belati yang menancap dijantung, keberadaannya menyiksamu. Yang bisa kau lakukan hanyalah menyerah dan terjun dalam pusarannya. Membiarkanmu dibawa gelombangnya, dan mungkin saja kelak terhempas kepangkuan sang pemilik rasa.
Seperti apa rindu memahkotaimu, jeratannya merasuk sampai ke inti sel tubuhmu. Memaksamu menjadi budak atas perasaan asing, yang meski menyakiti lagi dan lagi, ia sudah menjadi candu dalam butuhmu.

Rindu selalu berkawan rapat dengan jarak. Bersisian dengan harapan juga rasa tak aman. Terserah padamu, hendak memilih menyambut yang mana.

I’m Not Ok

Dengan siapa kujalani malam-malam yang paling gelap dan jahat?
Bersama siapa kulalui mimpi-mimpi terkutuk yang mencakar hati?
Lalu siapakah yang akan berbaik hati menepuk bahu, menyadarkanku ketika kupikir tak akan ada cara selain hidup?
Aku dan diriku sendiri. Hanya itu yang kumiliki.

Ketika keadaan tak juga berubah, ketika aku tak baik-baik saja, ketika aku hanya bergantung pada harapan setipis ari, dan ketika hidup kurasa lebih menakutkan dibanding mati, mungkin yang terbaik kubisa hanyalah menyerah.

Apa yang terjadi padaku, apa yang terjadi pada cinta, apa yang telah hilang dan apa yang belum ditemukan, apa yang ada dimasa lalu serta apa yang tersisa untuk masa depan, satu hal yang pasti keadaan ini tak selamanya. Jadi jangan sampai tersesat dan kehilangan diriku sendiri.
Aku harus memberitahu diriku sendiri, “kuatlah. Menjadi kuat. ” Hanya dirimu sendiri yang dapat kau andalkan. Hanya dirimulah yang dapat kau percaya. Hanya kau yang bisa memutuskan ingin bahagia atau tidak. Bukan orang lain dan tak akan ada yang bisa.

Footnote : aku baru saja mendengar lagu Things will get better ~ Agnes Monica beberapa hari belakangan ini. Siseksi Agnes meski biasanya terlihat sedikit arogan, tak ada yang bisa menutupi kenyataan bahwa talenta suaranya memang bagus dan berkarakter kuat. Agnes Monica selalu bisa membuatku jatuh cinta pada musik ballad yang dibawakannya dengan apik seperti Matahariku, Jera, Cinta di ujung jalan, Teruskanlah, Karena kusanggup dan yang terakhir adalah lagu yang dirilis internasional Things will get better.

Dan ya, tulisanku kali ini terinspirasi dari lirik lagu tersebut. Kata-kata dalam lagu Things will get better sederhana namun menyentuh. “Jadilah kuat”. “Segalanya akan baik-baik saja.” “Jangan menyerah akan kita, jangan menyerah akan cinta. ” Thing will get better menginspirasikan kita agar tidak menyerah, selalu ada harapan bagi mereka yang percaya untuk bisa. Dan semoga memang seperti itu.

Bukan Pilihan Siapapun

Dia bukannya tidak tahu, sayang. Tentang perasaanmu, kerinduanmu serta harapan-harapanmu bersamanya dimasa datang.
Dia tahu betul itu.
Lalu justru karena alasan tersebutlah ia tak berkata apapun. Dengan kata lain, ia tidak membalasmu karena yang kau rasa dan dipikirnya adalah dua hal berbeda.
Harusnya kau cepat menyadari bahwa hatinya tak berujung padamu. Bahwa mimpimu akan tetap hanya seperti itu. Pada akhirnya kau bukanlah pilihan siapapun, kecuali dirimu sendiri.

Tsurhat tentang Postingan yang Jarang

Well, aku ngaku salah deh. Jarang posting apa-apa dibulan Januari ini. Jujur aja, bukan karena males nulis dan nggak ada ide. Aku masih rajin nulis tapi dalam bentuk draft dan parahnya aku merasa apa yang kutulis hanyalah sampah yang nggak pantas buat diposting.

Kok bisa begini?

Ini gara-gara aku banyak nemuin dan baca tulisan di beberapa situs langgananku yang menyediakan novel digital gratis, seperti wattpad. Sialnya ada beberapa (banyak malah) tulisan yang bagus-bagus dan hal tersebut malah bikin aku depresi.

Kenapa?

Kalau orang lain malah terpacu supaya bisa membuat karya yang lebih bagus. Aku malah iri dan merutuki betapa tak berbakatnya serta merasa diriku memalukan sekali. Karena jadi nyadar benar bahwa aku bukan apa-apa. Dan semua postinganku terasa “euuuuuh….”. Aku jadi bertanya-tanya, benarkah aku bisa nulis? Nulis sih gampang tapi apa yang aku tulis punya ‘sesuatu’ nggak. Sesuatu yang bisa mempengaruhi seseorang atau memuaskan mereka yang sudah berbaik hati mampir ke blog ini dan membuang waktunya yang berharga untuk membaca postingan nggak jelasku.

Aku tahu, aku nggak bisa langsung jadi J. K. Rowling atau Andrea Hirata. Semua butuh proses, apalagi buatku yang emang kurang berbakat. Aku hanya suka membaca dan menulis apa yang kusukai. Jadi apapun isi postinganku selama ini adalah hal yang ingin kubuat untuk memuaskan diriku, terutama. He3x, jadi keliatankan betapa rendahnya seleraku (berdasarkan postingan yang udah dipublish di blog ini?).

Ck, baiklah. Kembali aku berterima kasih pada kalian yang rajin membaca postinganku. Entah apa aku mengenal kalian atau tidak, aku akan bertumbuh bersama kalian. Jadi tetaplah mendukungku, aku akan berusaha dan bekerja keras agar karyaku lebih baik lagi dimasa depan.

Ciao! Peluk cium.
Yona Sukmalara.

Geisha, Dia dan Kenangan yang Tersisa

Ingat Geisha band, ingat sama mantan sebiji itu. Yang udah buat aku nyerahin hati lalu dengan mudahnya ia patahkan dan injak-injak, hingga membuat aku nggak percaya lagi, pada perasaan manusia yang rapuh dan begitu mudah berubah.

Jadi dulu aku dan dia satu kelas dalam perkuliahan. Aku dan teman-teman cewekku biasa duduk di barisan depan, nah dia dengan badan segede gaban duduk dibagian belakang bersama teman-teman cowoknya. Dan biasanya dia suka iseng smsin aku kalau dia bosen atau ngantuk, untuk sekedar ngobrol, ngerayu atau apalah yang biasa diomongin orang yang lagi kasmaran.

Suatu hari dalam perkuliahan siang yang bikin ngantuk, dia sms aku nyuruh aktifin bluetooth HP. Aku aktifin, ternyata dia ngirim beberapa file lagu. Katanya Band anak Pekanbaru. Vokalisnya cewek dan dulunya juga anak Unri, so satu almamater gitu sama kita.

Waktu aku dengerin lagu-lagu Band tersebut (saat itu namanya belum Geisha dan setahuku nama Geisha diberikan oleh produser Band tersebut, biar lebih menjual. Nggak tahu juga kenapa dikasih nama Geisha apa karena vokalisnya cewek atau karena saat itu film Memoar of Geisha* lagi booming), aku lumayan suka. Well, dia senang ternyata aku juga suka dengan apa yang dia sukain.

Dan sekarang tiap liat Band Geisha secara live, di TV atau denger lagunya dimana aja, aku terkadang ingat dia. Si gaban. Parah ya, padahal dia juga belum tentu ingat sama aku.

Duh, Yona. Kapan sih kamu sadar? Dia udah punya kehidupan sendiri dan bahagia dengan dunianya. Dan kamu tak termasuk ke dalamnya serta bukan apa-apa lagi baginya. Tapi tetap aja rasanya sedikit nggak adil. Kenapa dia bisa bahagia setelah ngancurin hati seseorang? Kenapa Tuhan begitu tidak adil membiarkan dia happy sementara aku, begini-begini aja.

Oke, ini udah keterlaluan. Aku sadar kok semua yang terjadi dan belum, dalam hidupku nggak ada hubungannya dengan apa yang udah dia lakukan. Ini pilihanku dan resikoku. Mungkin aku hanya iri aja dengan keberhasilannya sementara aku masih jadi pecundang. Mungkin aku hanya kesepian dan butuh sesuatu untuk disalahin, yaitu dia.

Dan tentang Geisha dan lagunya Lumpuhkanlah Ingatanku, aku nggak pengen kehilangan ingatanku terhadap masa lalu meski itu sangat menyakitkan. Buat aku sesakit apapun yang telah berlalu, malah bisa jadi cambuk buatku dimasa depan. Bila keadaan membuatku buntu dan terdesak, aku punya mantra buat melaluinya. “Bahwa ini bukan apa-apa. Bahwa aku telah melalui yang lebih buruk daripada ini, so aku pasti nggak apa-apa. “

Hidup berjalan terus dan aku tetap harus menjalaninya walau sejujurnya aku lebih takut hidup dibanding mati.

*Footnote : Memoar of Geisha adalah sebuah novel (aku suka novelnya dan udah baca berkali-kali) yang akhirnya sukses diangkat ke film layar lebar dengan judul yang sama. Ceritanya keren dan filmnya dimainkan apik oleh Zhan Zi Yi, Michele Yeoh, Gong Li serta aktor Jepang Ken Watanabe.