Selintas Tentang Rindu

Tak ada jalan untuk menepiskan rindu, sayangku. Bagai belati yang menancap dijantung, keberadaannya menyiksamu. Yang bisa kau lakukan hanyalah menyerah dan terjun dalam pusarannya. Membiarkanmu dibawa gelombangnya, dan mungkin saja kelak terhempas kepangkuan sang pemilik rasa.
Seperti apa rindu memahkotaimu, jeratannya merasuk sampai ke inti sel tubuhmu. Memaksamu menjadi budak atas perasaan asing, yang meski menyakiti lagi dan lagi, ia sudah menjadi candu dalam butuhmu.

Rindu selalu berkawan rapat dengan jarak. Bersisian dengan harapan juga rasa tak aman. Terserah padamu, hendak memilih menyambut yang mana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s