Bukan Dongeng 1001 Malam

Bagaimana bisa kau jatuh dalam pelukanku, sayang? Kau jauh di awang-awang, tak terjangkau olehku yang bergelut dalam kubangan tanah.
Meski kita melupakan jarak yang ada, apakah dengan begitu perbedaan tidak akan terasa?

Mari kembalilah pada kesadaran. Tak akan ada hari esok untuk seorang dengan masa depan cemerlang dan seorang yang bahkan ayah serta ibunya, memaki dirinya keras-keras. Tak akan ada tawa setelah sekian lama dirimu dibebankan oleh sang upik abu. Tidak akan pernah cocok, wajah penuh binar dengan muka tercoreng peluh dan arang.

Sayangku, maaf…. tapi mimpi biarkanlah berakhir malam ini. Dan semoga esok kau terbangun dengan perasaan lelah namun lupa telah melakukan apa. Lalu aku? Aku tak apa. Bagiku, cukuplah kau menjadi salah satu malam terbaik dalam hidup sahaya ini.

3 thoughts on “Bukan Dongeng 1001 Malam

  1. I absolutely love your site.. Excellent colors &
    theme. Did you build this amazing site yourself? Please reply back as I’m planning
    to create my own personal site and would love to learn where
    you got this from or just what the theme is called.

    Many thanks!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s