Kenapa Saya Tidak Mau Prabowo Jadi Presiden Indonesia?

Seperti cinta, rasa benci juga butuh alasan untuk hadir. Melihat percakapan di twitter dan facebook tentang sanjungan, pembelaan dan fanatisme pendukung prabowo, saya merasa tertampar. Bukan dalam artian yang baik. Rasanya ingin menendang bokong orang-orang yang bilang Indonesia butuh orang militer untuk memimpin negara ini dengan tegas. Rasanya saya ingin mencakar wajah mereka yang bilang prabowo tidak bersalah atas penculikan para aktivis dan mahasiswa tahun 1998. Dan saya benar-benar ingin meludahi mulut-mulut yang mengatakan, setiap orang punya masa lalu buruk dan masa lalu hanya masa lalu.

Sudah berapa jenderal yang mimpin Indonesia? Sepengetahuanku dua. 32 tahun dipimpin Soeharto dan hampir 10 tahun dipimpin SBY, lihat apa yang mereka perbuat dengan negara kita. Pak Harto cuma mewariskan Golkar dan penyimpangan sejarah serta kerusakan sistemik terhadap hukum, pendidikan serta pemerintahan. Lalu SBY malah punya waktu luang menciptakan beberapa album yang gagal dipasaran, yang bahkan sebagai penikmat musik saya pribadi nggak tahu satu biji pun judul lagu milik beliau. Selain ia juga mewariskan kita orang seperti Soetan Batughana serta kumis Andi Malarangeng dan Roy Suryo. Tetapi yang paling parah dari segala pilihan Pak Beye adalah kalau benar Demokrat berkoalisi dengan Gerindra. Artinya SBY sama saja seperti Prabowo, menganggap nyawa rakyat tidak ada artinya demi menjalankan tugas.

So, masih mau negara ini dipegang oleh bekas militer? Yang menganggap kekerasan, keteraturan, disiplin adalah jalan untuk menciptakan kedamaian? Memangnya rakyat Indonesia seterbelakang itu sampai harus digebuki satu-satu biar aman?

Prabowo telah menculik dan menyekap aktivis, itu fakta yang benar dan sudah diakuinya (lihat wawancara majalah Panji ini http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1999/10/29/0084.html), bahkan menurutnya ia dan tim mawar seharusnya mendapatkan medali karena sudah melakukan tugas dengan baik. Kenyataan bahwa beliau melakukan penculikan inilah yang menyebabkannya dipecat secara tidak hormat dan dinyatakan bersalah (Prabowo Dipecat dari Militer karena Penculikan: http://t.co/GG3tO6lvl0). Untuk lebih lengkap, silahkan lihat website Kontras yang dengan rapi menyimpan berkas berita penculikan serta orang hilang (http://www.kontras.org/index.php?hal=dalam_berita&tahun=1998). Bahkan diwikipedia pun, tentang penculikan ini dicantumkan dalam biorgrafi sang letjen (id.m.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto).

Lalu kalau setelah baca semua link berita itu, masih mau menjadikan pelaku penculikan sebagai pemimpinmu, ini sama sekali bukan salah siapa-siapa lagi guys. Mungkin memang yang memilih itu nggak punya hati nurani dan pikiran waras.

Masalah penculikan itu pelanggaran hak azasi manusia. Dan korban-korbannya yang entah masih hidup atau dikubur dimana, adalah bukti nyata bahwa tindakan ini salah. Hingga kini setiap hari kamis ada puluhan orang berpakaian hitam-hitam yang melakukan aksi di depan istana negara, sejak belasan tahun lalu. Siapa mereka? Mereka adalah ibu-ibu, orang tua dari putra-putra terbaik, yang telah diculik dan menghilang hingga kini. Yang masih mencari keadilan serta kejelasan atas penculikan aktivis 98 yang dilakukan oleh tim mawar, yang notabene dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Jadi jangan bilang tiap orang punya masa lalu buruk dan bisa dimaafkan. Dan masa lalu bukan hanya masa lalu. Justru masa lalulah yang menentukan saat ini dan masa depan. Kita tidak bisa membiarkan orang yang telah semena-mena, mengangkangi kemerdekaan orang lain, menguasai negeri ini. Memberinya akses kekuasaan yang besar, sama saja dengan membiarkan bayi bermain dengan nuklir. Sangat tidak bertanggung jawab dan gila.

Tolong diingat bahwa tindakan salah prabowo ini, telah mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan anaknya. Nggak mesti kita dan keluarga sendiri yang menjadi korban, baru kita punya empati terhadap masalah ini. Apa harus mengalami sendiri diculik, sekap serta hilang, baru kita menyadari betapa berbahayanya pemimpin macam ini?

Semoga (dan aku harap) banyak rakyat indonesia yang masih punya hati nurani dan pikiran terbuka, menganggap penculik nggak pantas jadi presiden. Kita masih bisa memilih yang lain, setidaknya level kejahatannya nggak separah penjahat HAM. Misalnya bila disuruh milih antara Prabowo atau Bang Haji Rhoma, saya sudah pasti dukung si raja dangdut (ini cuma perumpamaan saja). Paling tidak Rhoma Irama nggak pernah melakukan kekerasan, penghilangan secara paksa, nggak pernah kabur keluar negeri saat dinyatakan bersalah.

25 thoughts on “Kenapa Saya Tidak Mau Prabowo Jadi Presiden Indonesia?

  1. Kenapa anda menjelek-jelekan jokowi ? memang prabowo pujaan anda itu tidak cacat ? lempar dulu batu itu ke diri anda baru lempar ke musuh anda. Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan seluruh karir militernya jadi atasan prabowo katakan tau hitamnya kelakuan prabowo semasa jadi prajurit. Juga Jenderal (Purn) lainnya. Sudah 16 tahun sejak prabowo dipecat dari dinas kemiliterannya dipecat dari jenderal bintang tiga, tapi gayanya seolah-olah masih perwira jenderal, saran saya terimalah kenyataan sudah jadi rakyat sipil, jangan menggunakan lambang-lambang jenderal lagi. Anda mengetahui siapa anak satu-satunya prabowo, jadi desainer prancis, lihat foto-fotonya di facebook, wajar apa tidak punya moral apa tidak. juga lihat latar belakang keluarga prabowo, bapaknya islam tapi ibunya kristen sehingga prabowo islam tapi adiknya kristen. Di Indonesia di sahkan 1 keluarga seagama, tapi di kehidupan prabowo ada dua agama yang berjuang untuk menang, akhirnya prabowo memilih islam. Kasus mei 1998 apakah sudah ada keputusan hukum atas prabowo, ingat prabowo saat itu kepala Kostrad, presiden BJ. Habibie katakan sebelum matahari terbenam Prabowo harus diganti dari jabatan Kepala Kostrad, itulah perintah kepada Panglima ABRI Jenderal Wiranto. Ambisi itulah yang terlihat, Letnan Jenderal (Purn) Prabowo ingin mengikuti jejak Mantan Mertuanya Jenderal Besar (Purn) Soeharto, ketika itu semua Jenderal dibunuh tinggallah Soeharto, apakah tidak jadi tanda tanya, kenapa soeharto juga tidak dibunuh. minimal rencana dibunuh. akhirnya Soeharto yang merebut tahta presiden Soekarno. Prabowo ingin mengulang sejarah tapi sayangnya Jenderal Wiranto & Presiden BJ. Habibie mengubur mimpinya. Kita ulas pendukung Prabowo-Hatta. Golkar-PPP-PKS-PBB-PAN. Golkar tidak seutuhnya mendukung Prabowo ingat ada Jusuf Kalla dalam lingkaran Jokowi, ingat ketua umum golkar pemilik perusahaan yang diduga menenggelamkan sidoarjo (LAPINDO) saya pernah baca perusahaan ini berusaha agar meminta pemerintah menanggung peta terdampak lumpur lapindo, jika Prabowo menang mungkin sebagai upeti saya curiga LAPINDO bisa cuci tangan & memberikan semua kesalahan kepada Pemerintah biaya pemerintah. ARB dengan TVone-nya yang selalu menjelek-jelekkan Jokowi, katanya pers Netral tapi siapa dulu CEO Vivanews.com putra Abu Rizal Bakrie. Jadi bukan rahasia umum lagi jika seluruh bahan berita TVone memojokkan Jokowi, dimana DEWAN PERS. Golkar (ARB) Menguasai TVone-Vivanews.com-ANTV. juga raja Media Harie Tanoe-RCTI-MNCTV-Sindo,dll. Begitu kuatnya serangan kepada Jokowi, Apakah Pers Netral. Kita bahas PPP, Ketua Umum SDA resmi ditetapkan jadi tersangka kasus HAJI, padahal pengusung pertama calon presiden Prabowo ini berlatar belakang partai islam tapi malah KPK tetapkan sebagai tersangka kasus Pengelapan uang HAJI ke mekkah, begitu sadisnya hubungan ke Tuhan pun harus di korupsi. berikutnya PKS ingat PKS ingat daging sapi, ingat ketua umum PKS juga masuk KPK kasus import daging sapi, padahal sebagai salah satu partai islam harusnya PKS memberi contoh yang baik celakanya para pimpinan PKS yang ditangkap diduga melakukan gratifikasi seks, sungguh dimana hati nurani mereka. Berikutnya PBB kita mengetahui MS. Kaban dengan kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT)-nya masih dalam proses penyelidikan KPK diduga terlibat, berikutnya PAN, calon wakil presiden prabowo, Hatta rajasa, memang tidak terlibat kasus, tapi di tahun 2013 kita diingatkan kasus yang menewaskan dua orang oleh Rasyid Rajasa hanya divonis 6 bulan percobaan, artinya selama 6 bulan tidak boleh melakukan kejahatan, artinya bebas bersyarat. padahal supir FPI tabrak orang sampai mati dipenjara 2 tahun, Apriyani susanti dipenjara 15 tahun, jawabannya hukum tidak adil karena besan dengan presiden semua aman, menabrak orangpun hukuman ringan. Siapa yang berani. inilah kenyataan, maka-nya jangan jelek-jelekkan jokowi-JK, lihat dulu apa Prabowo yang anda agung-agungkan itu punya masa lalu bersih begitu juga partai pendukungnya apakah bersih dari korupsi, mari kita katakan TIDAK untuk KORUPSI. Saya pastikan JOKOWI-JK PASTI Menang ^^

  2. untuk kasus penculikkan, semua elit yang berkuasa setelah peristiwa itu punya dosa yang sama yaitu sama-sama tidak memproses kasus penculikkan secara hukum hingga tuntas. Dalam urusan hukum ini, Prabowo jelas berlindung di balik jenderal-jenderal yang lain.. Entah Megawati, Gus Dur dan SBY tersandera kepentingan politik atau sekedar abai saja, mereka pastinya juga turut bertanggung jawab terhadap penyelesaian secara hukum.. dan terbukti tidak menuntaskannya.

    Bila SBY bergabung ke Gerindra, bisa saja satu alasannya adalah untuk mengamankan kasus penculikkan tersebut tetap jauh dari proses hukum.

    Saya melihat Prabowo mempunyai sesat pikir yang akut dalam memandang Indonesia. Perspektifnya mengenai kekuasaan sangat dikaburkan dengan konsep figur penguasa dan filosofi penaklukan, padahal amanat konstitusi Indonesia sudah mengarahkan bahwa kepemimpinan Indonesia haruslah berdasarkan “hikmat kebijaksanaan” dari rakyatnya.
    Indonesia akan semakin tersesat bila dipimpin Prabowo.

    Atas alasan di atas, saya menolak Prabowo.

  3. menurut saya anda sedang manjatuhkan, bahasa yg digunakan juga cukup kasar. jika bukan pak prabowo, memang yakin pilihan yg ‘lainnya’ lebih baik?

    • Yang jelas saya lebih baik memilih orang yang tidak pernah melakukan kejahatan HAM dan paling enggak nggak jahat-jahat amatlah (karena cuma itu pilihan yang tersedia). Menculik, menghilangkan nyawa orang lain, apakah itu perbuatan yang bisa diperbolehkan menurut nurani anda? Kalau saya sih tidak. Apalagi kalau alasannya cuma untuk melestarikan kekuasaan tiran. Orang kayak gini mau dijadikan pemimpin?
      Karena terus terang, kalau orang seperti prabowo berkuasa, saya pribadi merasa takut. Takut untuk hidup di Indonesia, bukan karena saya salah, tapi karena saat saya menyuarakan pendapat, opini dan pemikiran saya yang tak disukai olehnya, bisa jadi saya akan dikebiri dari dunia ini.

  4. Selalu ada hikmah dibalik suatu musibah.
    Bencilah kamu sekedarnya saja, karena bisa jadi orna yg kau benci akan kau cintai.
    Cintai jg sekedarnya saja karenabisa jadi orang yang kau cinta akan kau benci.

    • Gimana dengan perbuatan jahat dan dosa?
      Saya tidak membenci prabowo cuma nggak suka dan nggak setuju dengan perbuatannya, dan menurut saya seseorang seperti dia tidak saya inginkan jadi pemimpin saya.🙂

  5. jahat mana orang yang di sumpah menggunakan al quran akan berjanji memimpin hingga selesai..
    tetapi sekarang mengingkari janji ny..

    janji sama tuhan aj berani dia berani melanggar
    apa lagi janji ke sesama manusa

    • Ini basi banget deh.🙂
      Semua pejabat yang dilantik menjabat pasti disumpah terlebih dahulu pake kitab suci masing-masing agama, dan apakah itu menghentikan mereka dari korupsi? Bahkan mentri agama, surya dharma ali aja udah jadi tersangka.

      Point yang kamu lupain adalah :
      1. Jokowi nggak pernah mengajukan diri sendiri untuk jadi presiden. Tetapi dukungan rakyat banyaklah yang meminta dia maju di pilpres 2014.
      2. Sumpah jabatan memang tidak boleh dilanggar tetapi demi kepentingan rakyat yang lebih banyak yang memintanya (bukan cuma untuk masyarakat DKI aja) jokowi harus maju. Dan seandainya jokowi kelak jadi RI1, maka lebih mudah baginya dan ahok juga membenahi Jakarta dengan kekuasaan sebesar itu.
      3. Islam itu fleksibel kawan, jadi kamu jangan kaku kayak batu. Contohnya : alkohol haram, tetapi bila digunakan untuk medis dan kesehatan (kepentingan yang mendesak, diperbolehkan dan nggak haram untuk itu.
      4. Kalau cuma karena sumpah jabatan kamu segitu nggak sukanya sama jokowi. How about tentara republik Indonesia yang harusnya melindungi rakyat malah menculik dan membunuh segelintir rakyat yang berdemo karena tidak puas pada tiran (soeharto) saat itu? Kurasa dosanya lebih gedelah.

      • Sekedar tambahan dengan logika yang anda pakai yah, :)) kalau masih saat letjen aja doi berani menculik dan membla-blakan orang yang berani menentang tiran yang tak lain adalah mertuanya, kebayang nggak kalau dia jadi orang nomor satu di Indonesia?? Genosida orang-orang yang tidak sependapat dengannya, ini lebih serem kali.
        Makanya saya pribadi sih lebih takut dengan apa yang bisa ia perbuat dengan kekuasaan sebesar itu. Karena itu jokowi harus maju (menjadi tandingan buat orang seperti prabowo) dan kalau bisa menang.

        Dan kalau anda lebih suka presiden yang punya catatan buruk kejahatan HAM dan kabur ke yordania saat mau diajukan kepengadilan secara hukum, yah silahkan saja anda memilih prabowo. Tapi jangan berharap catatan buruk doi menghilang, karena kami menolak untuk lupa seperti ibu-ibu kamisan di depan istana negara. :))

    • Yah diingat juga saja prabowo semasa jadi TNI dia juga disumpah, tp buktinya bisa sampai dipecat, berarti dia melanggar sumpahnya

  6. oke, mereka para calon presiden punya kesalahan ny masing”..

    trus bagaimana menurutmu ada berita amerika tidak merestui jika prabowo jadi presiden..

    kita negara merdeka knp harus pake restu negara lain dalam memilih presiden..

    • Mas Joko yg terhormat, Amerika tidak merestui prabowo jadi presiden karena prabowo terdaftar dalam data base orang2 yg terlibat dalam planggaran HAM berat. Bahkan Amerika pernah tidak memberikan Visa karenanya. jadi persoalannya bukan tentang anti atau pro amerika. bukan karena Amerika takut sama prabowo, atau prabowo yang sangat anti amerika…. … ketakutan berlebihan terhadap negara asing itu penyakit! takut itu bisa berupa takluk atau bahkan perlawanan yg membabi buta. Dan akhirnya, bukan kemenangan , malah konyol. diakui atu tidak, manusia berbangsa itu butuh bangsa asing. memangnya mo hidup sendiri di dunia ini? hanya Indonesia saja begitu? coba perhatikan bagaimana cara lawan prabowo dalam melawan dominasi asing.. salah satunya dengan mengurangi kecenderungan import terhadap barang2 yg jelas jelas melimpah di negara kita. ,, itu perlawanan yang cerdas menurut saya. bukan dengan pelatat pelotot dan sejenisnya, yang sekali lagi. KONYOL ..

    • Lah, itu sih urusannya amerika, mau suka atau enggak. Tidak ada hubungannya sama Indonesia. Nggak ada korelasinya sama calon presiden satunya loh. Jangan dikait-kaitin deh.🙂

      Kemudian terlepas dari amerika suka atau enggak, mereka memang punya UU yang melarang penjahat HAM datang kenegara mereka, dalam hal ini bukan cuma prabowo aja yang dilarang. Dan prabowo memang ditolak datang ke amerika (tidak izinkan memiliki visa untuk kesana).

    • Dear fitra fadilana, kita lagi bicarain kejahatan HAM loh say. Kayak kata mendiang Gusdur yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan. Menurut ngana nembakin, nyulik dan bunuh anak, bapak dan suami orang bisa diterima jadi presiden?

  7. Kita, rakyat Indonesia bebas memilih pemimpinnya, tapi alangkah bijaknya kalau sebelum memilih itu, kita pelajari baik2 calon pemimpin negara kita
    Saya menolak prabowo sebagai capres setelah mempelajari sejarah masa lalunya, setelah melihat debat capres, dan setelah menggunakan logika saya
    Dr sejarahnya, jelas Prabowo melakukan kejahatan ham, lari dr tanggung jawab, dan terlibat kasus korupsi
    Dr debat, terlihat jelas kalau prabowo terlalu idealis, banya jawaban tidak masuk akal dan program yg tidak matang
    Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci di sini tp intinya adalah seperti yg saya tulis di atas
    Dr itu semua, saya kemudian menggunakan logika saya
    Pada dasarnya saya tidak mendukung Jokowi karena beliau ingkar janji untuk mengurus Jakarta dan menurut saya Jokowi terlalu bergantung pd Megawati
    Namun, ingkat janji dan menjadi boneka Megawati bukanlah perbuatan yg keji seperti yg dilakukan Prabowo
    Selain itu, Jokowi memiliki program2 yg lebih masuk akal dan terstruktur bila dibandingkan Prabowo
    Jadi saya putuskan untuk memilih Jokowi karena saya tidak mau memiliki pemimpin seperti Prabowo
    Saya beruntung hanya melewati masa keji Soeharto hanya sesaat, jadi saya tidak mau mengalami masa keji yg sama karena Prabowo
    Rakyat Indonesia harusnya lebih cerdas dalam memilih pemimpin, setelah segala pengalaman kelam negeri kita

    • Indonesia butuh pemimpin yang mampu membawa indonesia kedepanya lebih baik semua tu ada pro dan kontra nya sebagai seorang muslim perkataanya tidak saling menyinggungkan kebelah puhak. Udah gag zamanya lagi pake baju kotak kotak.

      • Nah, pan elu sendiri yang bilang nggak usah nyinggung, kok elu jilat ludah sendiri dengan bilang “udah gag zamannya lagi pake baju kotak-kotak”.
        Emang lu polisi fashion apa?

  8. Nice article!!!! Semoga ini menjadi pencerahan atau pertimbangan dalam memilih presiden kita…. Salam 2 jari

  9. Nice article!!!! Semoga ini menjadi pencerahan atau pertimbangan untuk pemilih pemula dan swing voters yg blm menentukan pilihan dalam memilih presiden kita…. Salam 2 jari

  10. Menarik banget artikel n komen2nya, sgt inspiratif buat kt2 yg buta akan s3jarah. Buat yonasukmalara thanks ya tz penjabaranya yg menurut sy lebih masuk akal ketimbang yg lain. Salam 2 jari

  11. siapa saja presiden nya.dia hebat kalo bisa buat rupiah menjadi 5000 nilai tukar nya dengan dolar.prabowo atau jokowi gak masalah mereka anak bangsa .setuju

    • Well, walau katanya dia disuruh atasannya, prabowo tetap saja salah satu dari pelaku. Anak-anak buahnya dari tim mawar sudah dihukum tapi dia tidak. Dan para korban ada sekitar 13 orang sampai hari ini belum tau kabarnya gimana. Prabowo bukan korban, beliau adalah pelaku. Ingat itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s