Knowledge is A Curse

Kadang dalam hidup, banyak sekali kejadian yang tidak kita inginkan terjadi, banyak hal yang kita harapkan tidak terwujud dan terlalu banyak impian yang kandas bahkan sebelum sayapnya mengembang dibawah angin.

Hidup menempaku dengan berbagai pelajaran, yang sesekali manis namun lain kali begitu pahit, hingga ada saat-saat kupikir mungkin disinilah titik terakhir untuk menyerah. Namun sayangnya menyerah pun tak dibiarkannya itu terjadi.

Sudah sering terluka bukan jaminan akan kebal rasa sakit kan? Yakinlah, sebenarnya bukan perasaan cinta tak berbalas yang paling sakit tetapi justru dikhianati oleh orang yang kita sayangi lebih sakit.

Aku sedang tak mempercayai kaumku dikarenakan merasa dikhianati oleh orang yang paling dekat denganku, yang namanya selalu muncul dalam doa-doaku, yang deminya aku rela melakukan apa saja. Tetapi sekali lagi beliau mengecewakanku dan tidak merasa itu salah, hanya karena aku adalah seseorang yang harus menghormatinya sebanyak 3 kali sebelum menghormati almarhum papaku.

Aku begitu kecewa hingga kupikir kepulanganku ini sia-sia. Hingga kurasa ketidaktahuan adalah sebuah anugerah dibandingkan harus tahu dan menderita karenanya.

Rumah bukanlah lagi rumah buatku, bukan tempat untukku pulang. Rumah seharusnya adalah sebuah tempat dimana aku merasa nyaman dan bahagia. Dan rumah serta beliau bukan merupakan tempat itu untukku (Medan 29 Juli 2014).

Hanya kita yang tak tau hubungan antara asap dan tuhan – yang sama sekali tak pernah menyembunyikan apapun dari kita ~ Sapardi Djoko Damono.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s