Karena kita manusia kan?

image

Setiap orang pasti punya masalah dan ketakutan masing-masing. Dan nggak ada hidup yang mudah bahkan untuk seseorang yang terlahir rupawan, cerdas dan diwariskan kekayaan luar biasa. Enggak ada manusia yang tidak punya kelemahan, karena yang sempurna tidak pernah diciptakan melebihi sang penciptanya.

Dan karena kita hanya manusia yang terdiri dari daging serta darah. Berbuat salah sengaja atau tidak, merupakan bagian dari diri kita. Identitas kita sebagai mahluk serakah, ambisius, oportunis dan tidak pernah belajar dari kesalahan. Nggak heran kalau menurut Ultron maupun Richmond Valentine, kita harus diberantas habis, dibom nuklir sekalian.

Tapi seperti alam yang selalu berhasil menemukan jalan untuk bertahan, manusia pun begitu. Seleksi alam sudah membuktikan itu. Manusia selalu dapat bertahan. Dengan bahtera Nuh, dengan kamp konsentrasi, dan yang paling anyar Rohingya juga ISIS.

Kekuatan manusia bukanlah pada kecerdasannya. Justru kerapuhannya, kekhilafannya, kebebalannya melakukan kesalahan yang sama berulang kali, merupakan penanda bahwa ia hidup. Bukan sekadar hidup, makan dan buang hajat tapi benar hidup dengan berjuang setiap waktu tersisa yang ia miliki. Karena hidupnya jelas pasti punya akhir. Tapi pencapaian terkadang bukanlah sesuatu yang bisa diukur.

Manusia adalah mahluk menarik. Tanpa daya tapi merasa berkuasa. Menganggap dirinya paling pintar namun sebenarnya hanya mengetahui sedikit hal. Berpikir bisa menghakimi bagi yang lain, padahal hanya menjalani nasib. Dan saya masih menjadi manusia saat menuliskan hal ini.

Malam adalah Rajaku

image

Aku lebih suka menyerahkan diri pada malam, yang tak pernah menuntut untukku menjadi sempurna. Ia tidak pernah menghakimi kesalahan yang kubuat hari ini. Serta peluknya seringkali adalah jawaban-jawaban semu, yang sementara akan membungkam gelisahku.

Malam adalah tempatku menyembah kaki langit. Menciumi kuncup-kuncup mimpi yang berserakan. Dan terkadang dalam panasnya keringat nafsu yang mengucur, kutemukan kedamaian yang dicari-cari para resi.

Haha…. Malam adalah rajaku dan aku ratu baginya.

Batam, 18 Mei 2015.

Semudah Tetap Menjadi Kamu

image

Terkadang kepikir, apa ada yang bakal mencintaimu meski keringatan, belum mandi, rambut lepek dengan jerawat gede di jidat? Plus membuat gerakan aneh yang sama sekali gak bisa disebut menari namun kamu tetap happy dengan cengiran lebar.

ADA.

Bakalan ada kok.

Sebodo amat, orang lain menganggap kamu terlalu pemilih, engga realistis, pemimpi, bla bla bla. Nggak usah terpengaruh, kamu ya kamu. Ini hidup kamu dan ini 100% tentang kamu, lakukan hal yang kamu percaya.

Hmm, aku masuk hari kedua dalam ‘dancing, jump and have fun with fave songs’. So, I’ll be alright.

Sesuatu yang mati

image

Sesuatu yang mati itu hatiku.
Hati yang berkali-kali meyakini bahwa memaafkanmu, memberikan kesempatan untukmu mengulang kesalahan yang sama.
Hati yang selalu kau acuhkan saat jayamu dan yang kau cari-cari dikala sepi.
Hati yang kau ludahi karena tak sanggup melihat kejujurannya.
Hati yang kau maki saat tak sadarmu merajai.
Hati yang selalu jadi tumbal bagi apapun yang salah bagimu.
Hati yang kau bilang memalukan meskipun kau pernah berpikir untuk menjadi satu-satunya.
Hati itu nyata adanya, ia luluh lantak olehmu.

Minggir kamu, ini waktunya bersinar

image

Dancing. Jump. Have fun with fave song. I do.

Baru aja nulis gitu di sticky note dan ditempel di tembok. Apa kejadian?

Sesuai janjiku pada diri sendiri, aku ingin lebih berbahagia. Dan bahagia bagiku bisa semudah tersenyum pada diri sendiri. Menyanyi dengan suara kencang meski buta nada. Atau menari dengan gerakan payah yang bersemangat, diiringi lagu kesukaan. Seperti aku.

Wogh, jangan dikira penampilanku bakal kayak Cameron Diaz di film Charlie Angels. Kamu terlalu berharap lebih kalo membayangkannya begitu. Sejujurnya, nenek aku mungkin bisa lebih baik daripadaku. Wkwkwk.

Intinya aku berkeringat, happy dan merasa hidup. Dan kurasa ini bagus.

So, aku akan melakukannya sesering mungkin. Kenapa enggak?

Be happy guys.