Hal-hal buruk, berlalulah

image

Aku sulit sekali untuk bisa mengerti, mengapa seseorang berselingkuh namun tidak mau melepaskan pasangannya.

Harusnya kalau ia sudah tidak bahagia dengan pasangannya, ya berpisah saja. Cari kebahagiaan baru. Kok malah nahan orang lain untuk gak berbahagia karenanya, itu egois sekali bukan?

Jujur aja, aku pernah meninggalkan seseorang untuk menuju orang lain. Pernah bahagia dengan pecundang. Ditipu oleh tampilan yang tidak dalam. Tertawa seperti orang bodoh saking bahagianya, menangis di dada yang salah, merindukan sesuatu yang bukan milik ku.

Sampai sekarang masih mencoba. Menjadi lebih baik. Untuk percaya bahwa setiap orang berhak bahagia, setiap orang pasti punya akhir kisahnya sendiri maka hal-hal buruk berlalulah. Supaya hari baru dapat segera dimulai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s