Cara gue nampar diri gue

Cupu itu kalau galau cuma karena hidup lo sepi tanpa kekasih. Sementara orang lain pada ngeributin ada air di planet Mars atau malah Mark Watney jauh-jauh kesana cuma untuk jadi petani kentang atau malah pada akhirnya bercita-cita jadi galaxy pirate. Dan lo masih nganggap hidup lo yang paling miserable?

Ngomong-ngomong, The Martian adalah film bagus yang aku tonton bulan lalu. Berbeda dengan Interstellar yang penjelasan sciencenya masih agak njlimet. The Martian sukses dimamah biak dengan gampang (dan bagiku, yang jenius itu adalah bagaimana bisa menjelaskan persoalan rumit dengan cara yang paling mudah hingga anak TK aja bisa ngerti).

Plus satu lagi nilai tambah film ini adalah tokoh utamanya adalah ahli tanaman (dan justru hal inilah yang menyelamatkannya). Sebagai sarjana pertanian aku merasa bangga dan meyakini bahwa film ini wajib ditonton anak-anak pertanian dimanapun wahai kalian berada. Sudah lama sekali jurusan kita dipandang sebelah mata dan inilah saatnya bagi kita untuk berkata ” in your face, Neil Armstrong ” pada dunia.

Susahnya Jadi Orang Baik

Saya sedang dikecewakan lagi oleh orang yang paling saya sayangi. Dan ya, saya sempat menitikkan air mata karena merasa sedih.

Lelah oleh beban hidup, lelah menjadi sulung dalam keluarga, sedih karena saya adalah saya. Dan parahnya adalah saya tak bisa menjadi orang lain. Tak bisa menutup mata dan tidak peduli. Karena tanggungjawab mungkin sudah menjadi nama tengah saya.

Oke. Setiap orang pasti punya masalah dalam hidupnya, tidak terkecuali. Dan saya tidak sedang iri dengan mereka yang terlahir dengan sendok emas di mulut atau yang dibesarkan dengan kemudahan. Tidak. Karena saya bangga dengan keadaan saat ini, yang meskipun bagi orang lain tidak cemerlang, tapi saya lakukan dengan usaha sendiri dan dari jalan yang baik.

Ah, saya mungkin cuma sedikit lelah dan marah. Cuma sedang lemah. Butuh curahan. Hanya itu.

Sisi otak galau

Siapa yang kamu cintai, tidaklah penting. Karena menurutku, pada siapapun perasaanmu itu, jatuh cinta adalah kemewahan. Yang enggak semua orang pantas dan mungkin bisa mendapatkan kesempatan ini. Dan terutama untukku. Aku gak yakin apakah musim semi akan mengakhiri waktu-waktu sendirian ini. Apakah kemewahan itu suatu hari akan menetap padaku? Who knows.