Susahnya Jadi Orang Baik

Saya sedang dikecewakan lagi oleh orang yang paling saya sayangi. Dan ya, saya sempat menitikkan air mata karena merasa sedih.

Lelah oleh beban hidup, lelah menjadi sulung dalam keluarga, sedih karena saya adalah saya. Dan parahnya adalah saya tak bisa menjadi orang lain. Tak bisa menutup mata dan tidak peduli. Karena tanggungjawab mungkin sudah menjadi nama tengah saya.

Oke. Setiap orang pasti punya masalah dalam hidupnya, tidak terkecuali. Dan saya tidak sedang iri dengan mereka yang terlahir dengan sendok emas di mulut atau yang dibesarkan dengan kemudahan. Tidak. Karena saya bangga dengan keadaan saat ini, yang meskipun bagi orang lain tidak cemerlang, tapi saya lakukan dengan usaha sendiri dan dari jalan yang baik.

Ah, saya mungkin cuma sedikit lelah dan marah. Cuma sedang lemah. Butuh curahan. Hanya itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s