FRIEND=SHIP

image

Pagi ini di kantor, dimulai dengan perasaan gak enak. Gara-gara pesan skype dari teman. Bukan teman yang sembarangan pula. Yang saya hormati karena jujur saja, saya hutang budi padanya.

Masalahnya sepele sih dan sebagian besar saya memang salah. Tapi entahlah, saya seperti merasa dikhianati. Marah. Lalu sedikit menangis dan pada akhirnya ini yang paling enggak enak. Saya kecewa.

Kita temenan bukan sehari dua hari. Sering tidak cocok tapi pada akhirnya salah satu pihak pasti ada yang ngalah dan semuanya berjalan baik-baik aja. Tapi yang tadi pagi emang agak mengejutkan.

Dan saya hampir saja melakukan hal yang akan saya sesali akhirnya. Yang bisa membuat kehilangan teman penting. Sudah saya bilang kalau saya berhutang budi padanya kan? Tapi mungkin itulah letak masalahnya. Saya merasa tidak sebanding dengannya. Saya merasa rendah diri. Saya selalu seperti itu padanya.

Tapi yakin, saya pikir bicara baik-baik, berhadapan, lebih baik daripada melalui percakapan sosial media apapun. Daripada menyindir no mention di sosial media yang sama-sama kita temenan juga. Kita bukan gak bisa ngomong langsung. Tapi yah itu tadi… saya cuma bisa bilang saya kecewa.

Ini mengingatkan saya betapa dulu saya lebih suka bergaul dengan anak laki-laki. Karena persahabatan diantara cewek itu rapuh. Dan itu yang terjadi lagi. Yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah menarik diri, sebisa mungkin tidak mencari masalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s