Setahun ini sudah apa?

image

Aku suka hujan malam ini. Bukan karena sirik sama yang punya rencana keluar rumah, nonton kembang api atau yang ngabisin waktu dengan keluarga pasangan ataupun teman. Well, aku memang sedang di rumah saja. Tiduran, nulis blog sambil dielus-elus telinganya sama Isyana Sarasvati.

Seriusan bukan karena rasa iri. Tapi apa yang bisa kulakukan, coba? Sehabis nonton film romantis, momen ketika langit menangis meski sedang (selalu) sendirian terasa sangat sakral hingga nyaris keramat.

Ok. Silahkan tertawa sekarang. Aku lanjutkan tentang hujan dan malam ini. Boleh diakui aku memang agak memuliakan hujan karena komplit alasannya. Dan besok adalah hari kelahiran orang yang paling aku sayangi. So, ngertikan kenapa malam ini perasaanku meluap.

Masalahnya hujan dan semua situasi ini membuatnya jadi lebih rumit. Ah sudahlah. Kita ngomongin tahun ini yang sudah berlalu saja, dengan cepat.

Banyak yang sudah terjadi. Tapi banyak hal yang belum aku lakukan. Belum sungguh-sungguh nyoba untuk jadi WAG’S (ini cita-cita bertahun lama yang belum tercapai). Belum selesai ngurus keluarga. Belum bisa ngasih yang terbaik buat nyokap. Belum nepati janji terakhir ke bokap. Belum beli domain pribadi. Belum nulis novel. Belum punya tabungan emas. Belum pernah make sepatu converse kayak Avril. Belum yang banyak sekali sampai list belanjanya santa aja kurang panjang.

Tapi believe me, aku sudah mencoba yang terbaik aku bisa. Meski belum bisa apa-apa.

GET LOST 2015, LET’S ROCK ON 2016.