aku mencintaimu sepenuh nafsu, menginginkanmu untuk kumiliki sampai mati

image

Aku tau ini jahat. Dan tidak bangga akan hal ini.

Melihat kedukaanmu sebagai celah bagiku untuk masuk dalam hidupmu lagi.

Rendah sekali, bukan?

Tapi… mau bagaimana?

Aku tidak bisa melihat jalan lainnya. Setelah sekian lama, setelah begitu banyak hal yang terjadi dalam masing-masing kehidupan kita, maaf… kalau aku masih menyimpan asa tentang kau, tentang kita.

Api ini belum padam, sayangku. Begitu juga dengan rindu yang meresap dalam tiap-tiap kuncup doa yang kulayangkan ke langit.

Cukuplah, aku hanya bisa menjadi penonton dalam lakon hidupmu bertahun ini. Berpura-pura menjadi orang bijak yang kau percayai ucapannya.

Dan ketika dia lengah akan dirimu, maka jangan menangis bila kurampas engkau dengan tidak tiba-tiba. Karnaku sudah mengawasi sejak lama, menunggu-tunggu dengan degup meletup didada.

Kini aku sudah sampai pada tepian yang kuyakini pasti, bahwa berlaku diam tidak akan pernah bisa memuaskan hasrat terdalamku, yaitu kamu. Milikku.

Menjadi milikku. Lagi. Sampai salah satu diantara kita mati. Bila itu terjadi padaku lebih dahulu, aku bersyukur tidak pernah kehilanganmu. Dan bila kau yang lebih cepat maka kau beruntung karena aku sudah teruji bersabar mencari cara agar bisa disisimu sekali lagi.

5 thoughts on “aku mencintaimu sepenuh nafsu, menginginkanmu untuk kumiliki sampai mati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s